Jatim Siap-siap, Gerhana Bulan Penumbra Bisa Dilihat Dini Hari Nanti, Tak Perlu Peralatan Khusus!
Gerhana Bulan Penumbra Terjadi Dini Hari Nanti, Sebagian Besar Jawa Timur Termasuk Malang Dan Batu dapat melihat fenomena tersebut.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Gerhana bulan penumbra akan terjadi pada dini hari nanti.
Fenomena alam tersebut dapat dilihat di sebagian besar Jawa Timur termasuk wilayah Malang dan Batu.
Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Surabaya, Teguh Tri Susanto saat dihubungi oleh TribunJatim.com memgatakan gerhana bulan penumbra dapat dilihat secara langsung dengan mata telanjang tanpa memerlukan peralatan khusus.
• Musim Penghujan Datang, Kadinkes Jatim Bagikan 2 Tips Hindari Bahaya Leptospirosis
• Kehabisan Tiket, Latihan Perdana Arema FC Bersama Mario Gomez Dipastikan Mundur!
"Dengan syarat apabila bulan terlihat jelas dan tidak tertutup oleh awan. Kalau bulan tertutup oleh awan agak susah melihat fenomena tersebut," ujarnya, Jumat (10/1/2020).
Ia menjelaskan bahwa gerhana bulan penumbra tersebut akan terjadi di wilayah Jatim pada hari Sabtu (11/1/2020) dinihari.
"Dimana gerhana mulai pada pukul 00.05 dan bertahap hingga puncak gerhana terjadi pada pukul 02.10. Sedangkan gerhana berakhir pada pukul 04.14 sehingga total gerhana bulan penumbra akan terjadi selama 4 jam 08,7 menit," jelasnya.
• 3 Fakta Klarifikasi Atta Halilintar Soal YouTuber Minta Endorse ke Amerika yang Menyeret Namanya
• Lakukan Perombakan Besar, Arema FC Bakal Hadirkan Duet Persib Bandung di Liga 1 2020?
Untuk wilayah Malang dan Batu sendiri, pihaknya memperkirakan kondisi cuaca ketika gerhana bulan penumbra akan cerah berkabut.
"Dimana untuk tutupan awan di wilayah Malang sekitar 40 persen dan wilayah Batu mencapai 70 persen. Dengan suhu di Malang berkisar 20 -27 derajat celcius dan untuk Batu sekitar 17 - 24 derajat celcius," terangnya.
Teguh Tri Susanto juga menambahkan berdasarkan data dari BMKG Pusat, sepanjang tahun 2020 ini akan terjadi 6 kali gerhana, yaitu 2 kali gerhana matahari dan 4 kali gerhana bulan.
• Terbukti Aniaya NF dari Geng All Star, 2 Anggota Geng Jawara Dihukum Penjara 1 Tahun 6 Bulan
• Sinopsis The Day After Tomorrow, Tayang di Global TV Malam Ini, Tentang Kembalinya Zaman Es
"Dengan perincian sebagai berikut :
1). Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 11 Januari 2020 yang dapat diamati dari Indonesia
2). Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 6 Juni 2020 yang dapat diamati dari Indonesia
3). Gerhana Matahari Cincin (GMC) 21 Juni 2020 yang dapat diamati dari Indonesia berupa Gerhana Matahari Sebagian, kecuali sebagian besar Jawa dan sebagian kecil Sumatera bagian Selatan.
4). Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 5 Juli 2020 yang tidak dapat diamati dari Indonesia
5). Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 20 November 2020 yang dapat diamati dari wilayah Indonesia
bagian Barat menjelang gerhana berakhir.
6). Gerhana Matahari Total (GMT) 14 Desember 2020 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kondisi-cuaca-dari-bmkg-juanda-surabaya.jpg)