Investasi Bodong Memiles

Besok Artis ED Akan Diperiksa Polda Jatim, Diduga Terlibat 'MeMiles' Sebagai Endorsement

Ditreskrimsus Polda Jatim terus mengusut keterlibatan sejumlah publik figur dalam kasus investasi ilegal 'MeMiles' PT Kam and Kam.

Besok Artis ED Akan Diperiksa Polda Jatim, Diduga Terlibat 'MeMiles' Sebagai Endorsement
Dok Humas Polda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat mengumumkan dua tersangka baru kasus Investasi Ilegal Memiles di Aula Patuh Semeru, Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ditreskrimsus Polda Jatim terus mengusut keterlibatan sejumlah publik figur dalam kasus investasi ilegal 'MeMiles' PT Kam and Kam.

Seorang publik figur artis, bernama Eka Deli Mardiyana (EDM) akan menghadiri agenda pemeriksaan di ruang penyidik Subdit IV Indagsi Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Senin (13/1/2020) besok.

EDM diduga terlibat dalam pusaran bisnis investasi illegal berbasis aplikasi android yang telah berlangsung delapan bulan lalu.

Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, EDM yang akan diperiksa besok masih berstatus sebagai saksi terperiksa.

"Sementara kami minta keterangan sebagai saksi," katanya saat ditemui awakmedia di ruangannya, Minggu (12/1/2020).

Ia mengaku belum mengetahui peran EDM dalam pusaran bisnis investasi yang belakangan merugikan ratusan klien hingga tembus total kerugian kisaran Rp 750 Milliar.

KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Kontraktor Ibnu Ghopur

Orang Tua Korban Bunuh Diri di Gresik itu Menduga Anaknya Stres Belum Dapat Pekerjaan

Sejumlah Artis Diduga Terlibat Investasi Bodong MeMiles, Ini Peran Mereka

Diduga, ED merupakan satu diantara artis yang terlibat dalam bisnis itu untuk menjalankan tugas sebagai endorsment.

"Sementara mengendors, nanti kita lihat hasil pemeriksaan," terangnya.

Gidion menerangkan, proses pemanggilan terhadap ED melalui surat pemanggilan untuk agenda pemeriksaan sudah dilakukan sejak pekan lalu.

Namun pihak ED baru bisa memastikan bakal memenuhi panggilan itu pada Senin (13/1/2020) besok.

"Mudah mudahan besok sesuai jadwal yang dia sampaikan," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved