Cak Nur Langsung Tancap Gas Setelah Ditunjuk Jadi Plt Bupati Sidoarjo

Paska operasi tangkap tangan oleh KPK, kondisi lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo jauh berubah dibanding sebelumnya.

Cak Nur Langsung Tancap Gas Setelah Ditunjuk Jadi Plt Bupati Sidoarjo
TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Nur Ahmad Syaifuddin saat menerima surat tugas sebagai pelaksana tugas Bupati Sidoarjo dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Resmi menerima surat tugas sebagai pelaksana tugas Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin langsung tancap gas.

Ada tiga fokus utama yang bakal diselesaikannya dalam waktu dekat.

Pertama adalah proyek-proyek fisik tahun anggaran 2019 yang hingga sekarang belum tuntas.

"Waktu pengerjaannya sudah ditambah 50 hari. Harus dipastikan benar-benar selesai," kata Nur Ahmad Syaifuddin atau yang akrab disapa Cak Nur, Selasa (14/1/2020).

25 Member Aplikasi Memiles Geruduk Polda Jatim, Bukan Investasi Bodong Cuma Penyedia Layanan Jasa

Ini 13 Artis Indonesia yang Terlibat Investasi Bodong PT Kam and Kam Berbasis Aplikasi MeMiles

Beberapa proyek yang molor itu antara lain proyek peningkatan jalan, pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Krian dan revitalisasi pasar baru Porong.

Prioritas lain adalah menciptakan suasana kondusif di birokrasi.

Tak dipungkiri, paska operasi tangkap tangan oleh KPK, kondisi lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo jauh berubah dibanding sebelumnya.

Meluncur Besok di Indonesia, Intip Spesifikasi Realme Buds Air

Permudah Uang Sitaan Kembali, Polda Jatim Imbau Korban Investasi Bodong MeMiles Lapor ke Posko

Cak Nur mengaku, akan mengumpulkan semua dinas.

Dilakukan evaluasi, kemudian diambil langkah-langkah perbaikan ke depan.

Satu lagi yang menjadi fokus politisi PKB itu adalah memperbaiki hukuman eksekutif dan legislatif.

Selama ini dewan dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kerap bersilang pendapat, utamanya terkait skema pembangunan rumah sakit Sidoarjo barat.

"Kami akan bicarakan itu. Intinya pembangunan Rumah Sakit Sidoarjo Barat harus terealisasi karena itu sangat dibutuhkan masyarakat," ujarnya. (ufi)

Machfud Arifin: Belum Ada Pembicaraan dengan PDI Perjuangan soal Pilkada Surabaya

Nasib 4 Terdakwa di Surabaya yang Gelapkan Saham Perusahaan Es Krim Zangrandi

Penulis: M Taufik
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved