Breaking News:

Kota Malang Krisis Air Bersih

Warga Kota Malang Alami Krisis Air Bersih, Perum Tuga Tirta Sampai Minta Bantuan Air PDAM di Jatim

Warga Kota Malang Alami Krisis Air Bersih, Perum Tuga Tirta Sampai Minta Bantuan Air PDAM di Jatim.

TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Dropping air bersih di Perumahan BTU, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang 

Warga Kota Malang Alami Krisis Air Bersih, Perum Tuga Tirta Sampai Minta Bantuan Air PDAM di Jatim

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Perusahaan Umum (Perum) Tugu Tirta yang menangani pengelolaan air di Kota Malang meminta bantuan PDAM di Jawa Timur untuk mengatasi krisis air bersih.

Ratusan warga Kota Malang menjadi korban atas bocornya pipa transmisi Perum Tugu Tirta di Jalan Raya Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Pengawas pengerjaan Perum Tugu Tirta Lufi Herdono mengatakan ada beberapa PDAM yang dilibatkan untuk mengatasi krisis air bersih.

Keluhan Ratusan Warga City Side Residence Malang Gegara Pipa PDAM Bocor, Tak Cuci Pakaian 4 Hari

KONI Kota Malang Targetkan Perbaikan Prestasi di Porprov ke-7 2021, Wali Kota Sutiaji Beri Saran Ini

Puluhan Warga Perum BTU Malang Krisis Air Gegara Pipa PDAM Bocor, Mau Mandi Harus Nimba Air Sumur

Daerah itu diantaranya adalah Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo, Madiun dan Ponorogo.

“Kami mendapat bantuan mobil tangki dari beberapa daerah. Jumlahnya sekitar 15 sampai 20 mobil,” kata Lufi ketika dropping air bersih di Perumahan BTU, Rabu (15/1/2020).

Ia mengatakan dropping air bersih di kawasan terdampak akan dilakukan secara bergilir dengan waktu minimal tiga jam. Warga, katanya, boleh mengambil air sesuai kebutuhan.

“Warga boleh mengambil sebanyak mungkin. Tidak akan dibatasi,” ujarnya.

Lufi menegaskan dropping air bersih bakal dilakukan hingga saluran air kembali normal. Hingga kini, Perum Tugu Tirta masih berupaya memperbaiki pipa transmisi yang bocor.

“Sampai benar-benar normal baru droppingnya selesai,” katanya.

Krisis air bersih sudah terjadi sejak 10 Januari 2020. Warga pun mengeluh aktivitas rumah tangganya terganggu akibat peristiwa ini.

“Saya menimba air ke sumur yang disediakan perumahan. Jaraknya 20 meter,” ujar warga Perumahan BTU, Avirista M.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved