Wacana Subsidi Elpiji 3 kg Akan Dicabut, Pedagang Makanan di Kota Malang Keberatan

Para pedagang makanan di kota Malang keberatan terhadap wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berencana akan mencabut subsidi

Wacana Subsidi Elpiji 3 kg Akan Dicabut, Pedagang Makanan di Kota Malang Keberatan
SURYA/DAVID YOHANES
Proses bongkar muat gas elpiji 3 kilogram. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Para pedagang makanan di kota Malang keberatan terhadap wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berencana akan mencabut subsidi elpiji 3 kg pada pertengahan tahun ini.

Seorang pedagang makanan ayam bacem di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Lutfi Setyawan mengaku cukup keberatan apabila memang wacana tersebut akan terealisasi.

"Pastinya akan makin membebani usahanya dan otomatis mempengaruhi harga jual makanan di warungnya. Padahal kita sendiri sudah membanderol semurah mungkin harga makanan disini," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (17/1/2020).

Ia menjelaskan dalam seminggu dirinya memerlukan dua elpiji 3 kg sekaligus. Dimana tiap tabungnya seharga Rp. 18 ribu sehingga ia harus menyiapkan uang Rp. 36 ribu tiap minggu.

"Kalau memang wacana tersebut terealisasi, mau tidak mau akan kita naikkan harga makanan. Tapi mungkin kita naikkan harganya tidak terlalu signfikan juga karena takutnya konsumen keberatan," kata Lutfi yang menjajakan makanan ayam bacemnya Rp.10 ribu per porsi.

Kosumsi Sabu-sabu, Siswa SMA di Pamekasan ini Ditangkap Polisi

Ade Irawan Meninggal Dunia, Masalah pada Jantung dan Paru-paru, Sempat Jalani Beberapa Kali Operasi

Bujang Madura 2 Kali Tiduri Gadis Belia di Rumah Kos, Janji Bakal Nikahi, Kini Nasibnya Berakhir Bui

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagan bakso keliling di wilayah Kecamatan Lowokwaru, Zainuddin.

Dirinya mengaku sangat keberatan apabila subsidi elpiji 3 kg akan dicabut. Dan berharap agar pemerintah dapat membuat semacam regulasi khusus.

"Misalnya dengan mengerahkan petugas yang datang untuk mengecek secara langsung ke lapangan penyaluran dan penggunaan elpiji 3 kg di masyarakat. Bila memang ditemukan ada pedagang atau pelaku usaha yang dinilai sudah mampu untuk tidak lagi memakai elpiji 3 kg maka petugas tersebut dapat menghimbau kepada pelaku usaha itu agar memakai tabung elpiji yang 12 kg," pungkasnya.

Caption Foto : Seorang pedagang makanan di kota Malang, Lutfi Setyawan saat melakukan aktivitas berjualan. Para pedagang di kota Malang mengaku keberatan dengan wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berencana akan mencabut subsidi elpiji 3 kg pada pertengahan tahun ini.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved