Pemuda Loncat Dari Jembatan Sembayat

Keluarga Korban Ikut Melakukan Pencarian Pemuda Yang Loncat Dari Jembatan Sembayat Gresik

Pencarian korban bunuh diri yang loncat dari Jembatan Sembayat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik hingga saat ini belum ditemukan.

Keluarga Korban Ikut Melakukan Pencarian Pemuda Yang Loncat Dari Jembatan Sembayat Gresik
Willy Abraham/Tribunjatim
Pihak keluarga ikut SRU 1 BPBD Gresik menyisir sungai Bengawan Solo, Sabtu (18/1/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pencarian korban bunuh diri yang loncat dari Jembatan Sembayat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik hingga saat ini belum ditemukan.

bahkan dari pihak keluarga ikut melakukan pencarian menyusuri sungai Bengawan Solo.

Selama 1 jam setengah, pihak keluarga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (SRU 1) melakukan pencarian di tempat kejadian musibah (TKM) hingga Pos Dusun Ngaren, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah.

Sasmita memandang tepi sungai mencari keberadaan keponakannya itu. Korban bernama Muhammad Fuad Thoifi Ihsan nekat melompat dari atas jembatan Sembayat pada Minggu (12/1/2020) pukul 17.25 Wib.

Menurut Sasmita, hingga kembali ke Posko belum membuahkan hasil.

"Belum ada tanda-tanda korban ditemukan," katanya kepada Tribunjatim.com.

Saat menyusuri sungai Bengawan Solo, pihaknya masih meyakini korban berada di dalam sungai menyangkut.

Korban Bunuh Diri di Jembatan Sembayat Gresik Belum Ditemukan, Ini Lokasi yang Sudah Ditelusuri

Pria Probolinggo Tewas di Dalam Kabin Truk, Diduga Sakit, Sempat Ditawari ke Puskesmas Tapi Menolak

DAFTAR Wanita yang Pernah Dekat dengan Komedian Sule, Ada Rita Tila, Naomi Zaskia, hingga Baby Shima

"Keterangan dari pihak keluarga menyangkut di perbatasan Ngaren dan Bedanten," terang Sasmita.

Namun, saat berada di lokasi, pihaknya tidak mencium bau dan pakaian korban.

Sementara ayah korban, Zainul yang mengenakan pakaian berwarna coklat lengkap dan sarung tidak ikut menyisir.

Zainul hanya menatap kosong sungai Bengawan Solo yang cukup deras. Dengan harapan putra bungsunya ditemukan dalam keadaan apapun.

"Semoga lekas ketemu," singkatnya sambil menghela nafas panjang kepada Tribunjatim.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian baik menyisir bersama BPBD maupun perahu nelayan. Saat ini, pihak keluarga korban telah kembali pulang.

Pantauan di lapangan, petugas masih melakukan pencarian di hari ketujuh. Ada tiga SRU yang melakukan pencarian. SRU 1 BPBD Gresik, SRU 2 Basarnas dan SRU 3 Polairud. Pencarian dilakukan sejak TKM hingga muara di Bengawan Solo. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved