Pencarian Dihentikan, Fuad yang Loncat dari Jembatan Sembayat Gresik Belum Ditemukan

Hingga Hari Ketujuh, keberadaan pria yang melompat di atas Jembatan Sembayat, Kecamatan Bungah, Gresik tidak juga ditemukan.

Pencarian Dihentikan, Fuad yang Loncat dari Jembatan Sembayat Gresik Belum Ditemukan
Willy Abraham/Tribunjatim
Pihak keluarga ikut SRU 1 BPBD Gresik menyisir sungai Bengawan Solo, Sabtu (18/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Hingga Hari Ketujuh, keberadaan pria yang melompat di atas Jembatan Sembayat, Kecamatan Bungah, Gresik  tidak juga ditemukan. Pencarian pada hari ini resmi ditutup.

Petugas sudah berusaha melakukan pencarian korban bernama Muhammad Fuad Thoifi Ihsan (22), warga Desa Abar Abir, Kecamatan Bungah itu.

Namun, hingga hari terakhir pencarian belum ditemukan tanda-tanda mengenai keberadaan korban.

Tiga SRU yang diterjunkan hingga saat ini juga masih belum menemukan tanda-tanda keberadaa korban. Bahkan keluarga korban ikut dalam pencarian.

Pencarian dipusatkan mulai dari Tempat Kejadian Musibah (TKM) tepatnya di Kecamatan Manyar hingga muara sungai di Kecamatan Ujungpangkah selama tujuh hari.

Keluarga Korban Ikut Melakukan Pencarian Pemuda Yang Loncat Dari Jembatan Sembayat Gresik

Terungkap Penyebab Pria Asal Blitar Ditemukan Membusuk di Kebonsari Surabaya

Warkop di Gresik Sediakan Banyak Gadis Cantik, Ditawarkan Seharga Rp 150 Ribu ke Tamu, Prostitusi?

"Pencarian diakhiri Pukul 16.00 Wib, hasil Pencarian hari ke-7, belum menemukan korban operasi Pencarian ditutup," ujar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito kepada Tribunjatim.com
, Sabtu (18/1/2020).

Operasi pencarian akan dilakukan kembali jika ditemukan sejumlah barang milik korban. Seperti, sarung, baju berwarna merah dan songkok hitam yang dikenakan korban saat melompat di atas jembatan.

"Apabila ditemukan barang-barang milik korban maka operasi Pencarian akan dimulai kembali," tutupnya kepada Tribunjatim.com.

Ditutupnya operasi SAR ini sesuai dengan SOP untuk pencarian hingga hari ketujuh akan diberhentikan dengan syarat tidak ada tanda-tanda keberadaan korban.

Hal ini disetujui oleh pihak keluarga dari korban Muhammad Fuad Thoifi Ihsan serta perangkat desa terkait keputusan untuk menutup operasi SAR ini.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved