Jasa Raharja Sambut TACS Polrestabes Surabaya: Layanan Perawatan Laka Lantas Bisa Lebih Cepat

Traffic Accident Claim System (TACS) Satlantas Polrestabes Surabaya disambut positif Jasa Raharja Kota Surabaya.

Jasa Raharja Sambut TACS Polrestabes Surabaya: Layanan Perawatan Laka Lantas Bisa Lebih Cepat
SURYA/FIRMAN RACHMANUDIN
Kepala Jasa Raharja Kota Surabaya saat menghadiri peluncuruan TACS milik Satlantas Polrestabes Surabaya, Rabu (22/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Langkah maju kepolisian dalam menangani insiden kecelakaan lalu lintas di Surabaya disambut positif Jasa Raharja Kota Surabaya

Pasalnya, hari ini, Rabu (22/1/2020), Satlantas Polrestabes Surabaya meluncurkan Traffic Accident Claim System (TACS) di Mapolrestabes Surabaya.

Kepala Jasa Raharja Kota Surabaya, I Wayan Pica mengapresiasi peluncuran TACS, melihat masyarakat dan pihak rumah sakit banyak mengeluh terkait jaminan pelayanan medis korban laka yang selama ini terjadi.

4 Manfaat Kentang Ungu bagi Kesehatan, Mengatur Tekanan Darah hingga Cegah Pembekuan Darah

Intip Mix and Match Gaun Merah Kate Middleton dari Needle and Thread dalam Acara KTT UK-Afrika

"Dengan adanya TACS ini, mendorong percepatan birokrasi dengan memberikan kepastian jaminan bagi setiap korban laka lantas. Baik nanti dari pihak kroban maupun rumah sakit dapat segera mendapat kepastian jaminan biaya perawatan itu. Korban bisa segera ditangani dan dirawat," beber Wayan, Rabu (22/1/2020) saat launching layanan Satlantas Polrestabes Surabaya, TACS

Melalui MoU dengan Satlantas Polrestabes Surabaya, Jasa Raharja akan terlibat aktif dalam proses penerbitan klaim asuransi kecelakaan lalu lintas sesuai dengan aturan undang-undang yang dapat dilihat melalui TACS tersebut.

Babak Pertama Thailand Masters 2020, Ruselli Hartawan Terpaksa Angkat Koper Lebih Cepat

Kenal dengan Direktur Perusahaan, Desainer Adjie Notonegoro Ikhlas Rp 150 Juta Melayang ke Memiles

"Menurut Undang-Undang nomor 33 dan 34 tahun 1964, bahwasannya, semua korban kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan lain bisa dijaminkan. Kalaupun tidak kami akan beri informasi kepada pihak rumah sakit, mungkin akan ditanggung oleh asuransi atau lainnya," tambahnya.

Tak hanya itu, Wayan juga menjelaskan jika korban kejahatan jalanan seperti begal dan jambret juga dapat diberikan jaminan atau santunan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Namun, petugas Jasa Raharja juga harus mendapat konfirmasi dari pihak Reskrim terkait penanganan korban kejahatan jalanan tersebut.

GAIKINDO: Keikutsertaan Peugeot Jadi Daya Tarik Tersendiri Pengunjung GIIAS Surabaya 2020

Polresta Malang Kota Bentuk Singo Arema Police, Tim Basmi Pelaku Curanmor yang Bikin Resah Warga

"Begal atau jambret bisa masuk katageri kecelakaan yang dijaminkan. Tapi tentu kami harus punya akses data ke reskrim untuk memverifikasinya," tandasnya.

Menurut UU, jaminan kecelakaan terdiri dari jaminan transportasi ambulan sebesar Rp 500 ribu, jaminan rawat UGD sebesar Rp 1 juta dan jaminan rawat inap sebesar Rp 20 juta.

Jaminan kematian Rp 50 juta, serta jaminan pemakaman jika tak ada ahli waris sebesar Rp 4 Juta. Jaminan tersebut adalah plavon tertinggi sesuai kebutuhan pendanaan di rumah sakit.

Penulis : Firman Rachmanudin

Editor   :  Heftys Suud

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved