Ngotot Pakai Trawl Mini, Enam Nelayan Ujungpangkah dan Mengare Diamankan Satpolairud Polres Gresik

Ngotot pakai trawl mini, enam nelayan di Ujungpangkah dan Mengare diamankan Satpolairud Polres Gresik.

Ngotot Pakai Trawl Mini, Enam Nelayan Ujungpangkah dan Mengare Diamankan Satpolairud Polres Gresik
TRIBUNJATIM.COM/Hanif Manshuri
Sebanyak enam kapal nelayan turut diamankan Satpolairud Polres Gresik di perairan Ujung Pangkah dan Mengare, Sabtu (25/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Enam orang nelayan di Gresik diamankan Satpolairud Polres Gresik, gara-gara penggunaan alat tangkap yang sudah dilarang ini.

Trawl adalah alat yang sudah dilarang untuk dipakai mencari ikan. Namun sebagian nelayan di Gresik masih kekeh menggunakan trawl mini untuk menjaring ikan. 

Kasat Polairud Polres Gresik, AKP Masyhur Ade, mendapat laporan bahwa ada penggunaan trawl di pengairan Kecamatan Ujungpangkah dan wilayah Mengare.

Tawuran Pelajar Warnai Liga Futsal di Kota Malang

PPP Merapat ke Machfud Arifin, Lima Partai Telah Dukung Mantan Kapolda Jatim di Pilkada Surabaya

Menurut Masyhur, penggunaan jaring trawl mini berdampak pada rusaknya terumbu karang.

Penggunaan mata jaring yang kecil juga menyebabkan tertangkapnya berbagai jenis biota yang masih kecil.

Selain itu kerugian lainnya adalah menyebabkan bentrok antar nelayan.

Seusai Diterjang Banjir Bandang, Warga Desa Petungsewu Kabupaten Malang Gelar Kerja Bakti

Warga Wonokoyo Kota Malang Teriak Air-Air Saat Kedatangan Wagub Jatim Emil Dardak

Jika dibiarkan tidak menutup, kemungkinan akan ada konflik di sebagian besar nelayan kecil di Mengare dan Ujung Pangkah.

Sebanyak tiga kapal, langsung melakukan patroli di perairan Mengare dan Ujung Pangkah.

Sebanyak enam kapal nelayan turut diamankan Satpolairud Polres Gresik di perairan Ujung Pangkah dan Mengare, Sabtu (25/1/2020).
Sebanyak enam kapal nelayan turut diamankan Satpolairud Polres Gresik di perairan Ujung Pangkah dan Mengare, Sabtu (25/1/2020). (TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM)

"Kita amankan enam perahu nelayan menggunakan alat tangkap jaring trawl mini yang meresahkan nelayan kecil karena melakukan penangkapan ikan dekat dengan pantai. Semua nelayan dan jaring trawl kita serahkan ke dinas perikanan," kata Masyhur, Sabtu (25/1/2020).

Pertamina EP Tandatangani MoU Dengan Pemkab Bojonegoro Untuk Pemboran Sumur di Pad C dan Eksplorasi

Sambut Tahun Baru Imlek 2571, Bandara Internasional Juanda Bagikan 150 Souvenir ke Penumpang

Sementara itu, Kasi Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, Zainal Abidin membenarkan bahwa ada enam orang yang diamankan. Namun, saat ini masih berada di Polairud.

"Iya benar ada enam yang diamankan Polairud awal tahun ini," kata dia.

Padahal pada bulan November tahun lalu, sebanyak 39 trawl mini hasil sitaan sudah dibakar di Kecamatan Panceng. 

Penulis : Willy Abraham

Editor : Heftys Suud 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved