GEGER Cerita Temuan Kerangka Manusia Berceceran Dekat Sungai, Terpisah 100 Meter, Kronologi Mencekam
Penemuan kerangka manusia kembali terjadi di Desa Muara Beliti dekat dengan sungai, tengkorak ada dalam kondisi mengenaskan karena tercerai-berai.
Penulis: Ignatia | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM - Warga di sekitar Desa Muara Beliti Baru digegerkan dengan penemuan kerangka manusia.
Penemuan tengkorak dan tulang belulang itu terjadi pada Selasa (28/1/2020) sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Menjadi mengejutkan sekaligus mengerikan karena penemuan tulang dan tengkorak itu dalam kondisi tak wajar.
Serpihan tulang dan tengkorak ditemukan dalam kondisi tercerai berai. Terpisah dengan jarak yang tak wajar.

• VIRAL Video Turis Ngamuk di Bandara Tolak Screening Virus Corona, Nekat Panjat Kaca, Simak Endingnya
Berikut cerita selengkapnya dikutip TribunJatim.com dari Sripoku.com;
Informasi yang dihimpun Sripoku.com (Grup TribunJatim.com), Rabu (29/1/2020) menyebut ada kejanggalan dalam penemuan tengkorak itu.
Hal itu berhubungan dengan jarak ditemukannya tengkorak kepala dan tulang belulang lainnya.
Satu tulang belulang dengan yang lainnya ditemukan dalam jarak sekitar 100 meter lebih.

"Fakta yang ditemukan di lapangan, tengkorak kepala itu berjarak sekitar 100 meter dari tukang belulang lainnya.
Ada juga yang posisinya ditemukan sekitar 20 meter, sudah tercerai berai," ungkap Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Rivow Lavu didampingi Kasubag Humas AKP Matroji kepada Sripoku.com, Rabu (29/1/2020).
Wartawan sripoku.com masih akan mencari informasi lebih dalam.
Kronologi penemuan tulang dan tengkorak tersebut cukup mencekam.

Begini ceritanya,
Sebelumnya, seorang warga Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musiawas akan pergi memancing, Selasa (28/1/2020).
Kegiatan dilakukan pada pukul 18.30.
Awalnya, seorang warga bernama Supriyadi (28) menduga tulang tersebut bukan tulang manusia.
Supriyadi menduga tulang dan tengkorak itu adalah tulang hewan.
Tulang itu ditemukannya di semak-semak dekat dengan Sungai Kelingi di wilayah setempat.

Supriyadi, warga RT 1 Kelurahan Pasar Muarabeliti Kecamatan Muarabeliti Kabupaten Musirawas, itu pindah lokasi memancing.
Sebelumnya, ia memancing ikan dari Sungai Temam ke Sungai Kelingi di jam 18.30
Lalu, setelah memancing sendiri beberapa jam, akhirnya ia menemukan kejanggalan di semak-semak dekat sungai tempat memancing.
Melihat keanehan itu, ia tak jadi memancing lalu pulang ke rumah.
Supriyadi memberitahu istrinya, Devi Susanti.
• TEKA-TEKI Kerangka Manusia Posisi Duduk di Rumah Kosong Bandung, Fakta Terkuak, Lihat Hasil Olah TKP
Oleh sang istri, Supriyadi pun disarankan langsung melapor kepada Rudi, anggota polisi yang bertugas di Polres Musirawas.
Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Rivow Lavu, dikonfirmasi Sripoku.com, Rabu (29/1/2020) membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. (Artikel Sriwijaya Post)
• Kematian Tragis Wanita Jogja Pasca Nikah, Hilang 10 Tahun, Lalu Kerangka Ditemukan, Suami Bunuh Diri
Beberapa saat lalu juga ada kasus teka-teki kerangka manusia yang ditemukan posisi duduk di rumah kosong Bandung.
Kerangka tulang manusia ditemukan di sebuah rumah kosong di Kompleks Sukamenah, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung pada Selasa (14/1/2020).
Awal penemuan, seorang warga bernama Suherman (43) datang ke rumah kosong tersebut.

Rumah kosong yang sudah bertahun-tahun tidak dihuni itu rencananya ingin dibersihkan oleh Suherman.
Suherman berencana membersihkan pekarangan rumah.
Suherman mengaku terakhir membersihkan halaman rumah pada Mei 2019.
"Saksi melihat pintu terbuka. Dia masuk ke dalam kemudian kaget melihat di sofa ada kerangka tulang manusia masih utuh," ujar Erlangga.
• FAKTA Asli Video Viral Wanita Jatuh & Meninggal saat Belanja, Bukan Terinfeksi Virus Corona, Hoaks
Suherman kemudian melaporkan temuan dan kejadian itu ke polisi.
Akhirnya, polisi pun menelusuri jejak-jejak terakhir yang ada di TKP.
Rumah itu kata Kabid, selama ini tidak berpenghuni alias kosong.
Saksi Suherman kemudian menghubungi Johan Rismana selaku pemilik rumah dan langsung mengecek rumah tersebut.
"Pemilik rumah turut datang dan melihat kerangka manusia itu."
"Kemudian ditemani pengurus RT dan RW, mereka melaporkan kejadiannya ke Polsek Margahayu," ujar dia.
Kepada polisi, Johan mengaku membeli rumah itu pada 2014 namun hingga saat ini tidak ditempati.
"Keterangan pemilik rumah, rumah tidak ditempati dan tidak direnovasi," ujarnya, seperti dikutip TribunJatim.com dari TribunJabar.id, (16/1/2020).
Kerangka tersebut diyakini sudah berada di rumah itu sejak jasadnya masih utuh.
Hanya, Kapolsek Margahayu Kompol Agus Wahidin, menerangkan bahwa selama ini warga tidak mencium bau tidak sedap di sekitar rumah itu.
• VIRAL Pria 39 Tahun Diduga Terjangkit Virus Corona, RSSA Malang: Memang Ada, Tapi Tidak Memenuhi
"Saya sudah tanya, tetangganya itu (mengatakan) tidak pernah ada hal yang mencurigakan, tidak mencium bau apa-apa karena kan di situ ada selokan kurang bersih, ya karena mungkin selokan lebih bau tidak sedap," ujar Kapolsek via ponselnya, Rabu (15/1/2020).
Polisi juga tak bisa memastikan identitas asli kerangka manusia itu.
Pasalnya, saat berusaha diidentifikasi, nyaris sulit karena jasadnya sudah berupa tulang belulang.
"Kami tidak bisa memastikan. Kalau dilihat itu jasadnya sudah habis, enggak ada apa-apanya, tinggal tulang belulang, bagian atas kepala sudah lepas, enggak bisa memastikan jenis kelaminnya apa," kata dia. (Artikel Tribun Jabar)
• Nasib Wanita Kabur di Pernikahan karena Mertua Datang, Kasus Pernah Viral, Hidup Kini Sosialita