Sambat 10 Tahun Terkatung-katung, Pedagang Pasar Blimbing Minta Pemkot Malang Tegas: Sampai Kapan?

10 tahun nasib pedagang Pasar Blimbing terkatung-katung, Ketua Paguyuban Pasar Blimbing minta tindak lanjut pembangunan pasar.

Sambat 10 Tahun Terkatung-katung, Pedagang Pasar Blimbing Minta Pemkot Malang Tegas: Sampai Kapan?
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Ketua Paguyuban Pasar Blimbing, Subardi saat melakukan pertemuan dengan Komisi B DPRD Kota Malang pada Rabu (29/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Ketua Paguyuban Pasar Blimbing, Subardi meminta tindak lanjut pembangunan Pasar Blimbing, Rabu (29/1/2020). 

Subardi pun menyampaikan, pedagang Pasar Blimbing, Kota Malang merasa iri dengan revitalisasi pasar tradisional yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang.

Pasalnya, sudah 10 tahun lamanya nasib pedagang Pasar Blimbing terkatung-katung.

Pria Surabaya Loncat dari Jembatan Layang Setinggi 5 Meter, Polisi Sebut Upaya Percobaan Bunuh Diri

Sinopsis Samudra Cinta Episode 108 Senin, 27 Januari 2020, Live Streaming SCTV

Akibat adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang dengan pihak investor.

"Intinya kami meminta ketegasan kepada pemerintah. Karena nasib kami dari dulu tetap saja. Apalagi kondisi pasar saat ini kumuh," ucapnya kepada awak TribunJatim.com, Rabu (29/1/2020).

Seperti diketahui, perjanjian kerjasama antara Pemkot Malang dengan PT KIS selaku investor di Pasar Blimbing berlangsung sejak tahun 2010.

Susul Hamka Hamzah, Ricky Kayame Resmi Merapat ke Persita Tangerang

Pelabuhan Prigi Trenggalek Bakal Jadi Gerbang Selatan Jatim, Wagub Emil Dardak: SK Sudah Disiapkan

Dana Pemeliharaan Jalan Rp 43 Triliun, DPRD Jatim: Jembatan Timbang Jadi Solusi

Sedangkan perjanjian itu dilakukan selama 30 tahun dan akan berakhir pada tahun 2040 nanti.

Untuk itu, Pemerintah Kota Malang hingga kini belum bisa melakukan revitaliasi Pasar Blimbing, dikarenakan terganjal perjanjian kerjasama tersebut.

"Kami menunggu tindak lanjut saja dari dewan dan pemerintah seperti apa. Kalau keinginan kami ya bisa dibangun menggunakan dana APBD," ucap Subardi.

VIRAL Kehidupan Pilu Janda Surabaya Derita Kanker, Tinggal di Kontrakan Kecil, Makan Diberi Tetangga

Api Tungku Lupa Dimatikan, Rumah di Tuban Ludes Terbakar, 2 Penghuni Rumah Terluka Bakar

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved