Pegawai Kedai Kopi Pelempar Susu ke Driver Ojek Online Wanita Dibekuk Polisi Berkat 2 Barang Bukti
Pegawai kedai kopi pelempar susu ke driver ojek online wanita dibekuk polisi berkat 2 barang bukti.
Pegawai kedai kopi pelempar susu ke driver ojek online wanita dibekuk polisi berkat 2 barang bukti.
TRIBUNJATIM.COM - Driver ojol wanita dilempar susu kemasan pegawai kedai kopi hingga bibir berdarah sempat viral.
Polisi akhirnya melakukan penahanan terhadap Y (23), pegawai kedai kopi yang melakukan pelemparan susu kemasan terhadap seorang driver ojol wanita.
Berdasarkan 2 bukti yang ada di lokasi, Y diamankan kepolisian karena terbukti melakukan penganiayaan.
• VIRAL Driver Ojek Online Usia 68 Tahun Disumbang Netizen Ratusan Juta hingga Bisa Renovasi Rumah
Polisi telah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap Y (23), pegawai kedai Kopi Yor yang diduga telah melakukan penganiayaan kepada A (53), seorang driver ojek online wanita.
Kapolsek Cidadap, AKP Septa Firmansyah mengatakan, penahanan tersangka Y ini dilakukan lantaran telah memenuhi 2 atau lebih unsur alat bukti.
"2 alat bukti, saksi, barang buktinya yakni CCTV sebagai bukti petunjuknya," jelasnya saat dihubungi Rabu (29/1/2020).
• 4 Zodiak yang Beruntung di Minggu Terakhir Januari 2020 hingga 2 Februari: Taurus Kasmaran
Meski begitu, kata Septa, hasil visum luka di bibir korban A sampai saat ini belum keluar.
Namun, pelemparan susu kemasan yang dilakukan tersangka Y terhadap korban terekam jelas kamera pengawas di kedai Kopi Yor.
"Ada bukti nyatanya kan luka akibat lemparan dari botol kotak susu itu ya, di CCTV terlihat," katanya.
• 3 Zodiak yang Paling Sial Minggu Ini sampai 2 Februari 2020: Keuangan Libra Seret di Akhir Bulan
Atas perbuatannya, Y dijerat pasal penganiayaan dan sementara mendekam di penjara Mapolsek Cidadap.
"Pasal 351 ayat 1, juncto Pasal 21 yang pengecualian ya, jadi bisa kita tahan," pungkasnya.
• LIVE STREAMING High1 Seoul Music Awards (SMA) 2020, Tayang Kamis (30/1/2020) Sore, Simak Line Upnya!
Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan ini ramai di media sosial.
Cerita dugaan tersebut sempat viral di media sosial.
Kronologi peristiwa di-posting Dimas Satrio Hermanto yang mengaku sebagai anak dari driver ojol tersebut.