Breaking News:

Polisi Tembak Pelaku Curanmor Yang Terekam Kamera CCTV di Mojokerto

Polisi Resmob Satreskrim Polres Mojokerto membekuk lima tersangka pencurian motor dan Handphone yang terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV)

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Pelaku curanmor di Mojokerto di tembak Polisi 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Polisi Resmob Satreskrim Polres Mojokerto membekuk lima tersangka pencurian motor dan Handphone yang terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di teras kantor rental mobil Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.

Para tersangka pencurian tersebut yakni Abdul Kholik (30) warga Jalan kalianak Timur Lebar, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya yang berperan sebagai eksekutor mencuri sepeda motor.

Irwan Priyanto (34) warga Kranggan, Kelurahan Bubutan Kota Surabaya berperan sebagai joki yang mengantar ke lokasi terjadinya pencurian tersebut.

Ketiga tersangka lainnya, Mahfud (30) warga Krembangan Surabaya, Mat Kusaeri (45) wargaGenting Tambak Dalam Kecamatan Asemrowo Surabaya dan Muhammad Fernando (19) warga Desa Telogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Mereka bertiga berperan sebagai penadah motor dan Handphone hasil curian.

Kelima tersangka kasus pencurian dan penadahnya ditangkap oleh Polisi Mojokerto dibantu Tim Resmob Polrestabes Surabaya dilokasi terpisah di wilayah Kota Surabaya, Jumat (34/1/2020).

Setelah Surabaya Dilanda Banjir, Risma Langsung Cek Saluran & Lakukan Kerja Bakti di Beberapa Titik

Polisi Melepas Terduga Pencuri Truk Yang Nabrak Rumah Warga Kauman Tulungagung

Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Sidoarjo Kebanjiran

Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan modus operandi pencurian tersangka menunggu korban yang tertidur pulas di depan garasi kantor rental mobil. Rata-rata mereka beraksi pada dini hari memanfaatkan kelengahan korbannya.

"Tersangka sudah seringkali melakukan pencurian motor maupun Handphone di wilayah Mojokerto," ujarnya kepada Tribunjatim.com, Minggu (2/2/2020).

Ia mengatakan pihaknya terpaksa menindak tegas dengan tembakan terukur di kaki kiri tersangka Abdul Kholik alias Kidal lantaran berupaya kabur dan melawan saat akan ditangkap.

"Apalagi tersangka diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan kami beri tembakan untuk melumpuhkan bukan mematikan," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved