Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Setelah Surabaya Dilanda Banjir, Risma Langsung Cek Saluran & Lakukan Kerja Bakti di Beberapa Titik

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan peninjauan saluran di beberapa lokasi di Surabaya, Sabtu (1/2/2020).

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melakukan kerja bakti, Sabtu (1/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan peninjauan saluran di beberapa lokasi di Surabaya, Sabtu (1/2/2020).

Hal itu juga lantaran menindaklanjuti genangan air yang sempat membanjiri beberapa titik pasca hujan deras yang mengguyur Surabaya kemarin.

Perempuan yang akrab disapa Risma ini tak sendiri, dia ditemani jajarannya.

Mereka yang menemani Risma adalah Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati.

Setidaknya ada tiga lokasi yang didatangi Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Blusukan Tempat Bersejarah di Kedungkandang, Komunitas Pemandu Wisata Sejarah Temukan Lokasi Unik

Bertemu Pria Tak Dikenal di Kota Malang, Mahasiswi Kaget Dompet Sudah Hilang saat akan Masuk Kosan

Pesta Wirausaha Jawa Timur 2020 Dihadiri Ribuan Pengusaha, TDA Berharap Stakeholder Dapat Kolaborasi

Cegah Virus Corona, Begini Cara Memakai Masker yang Benar

Cicipi Susu Kacang Produk UMKM Surabaya di Pesta Wirausaha Jawa Timur, Sandiaga Uno: Mantap Segar

Di antaranya, saluran di Jalan Gubernur Suryo, Jalan Dharmawangsa, serta sekitar kawasan Taman Mayangkara Wonokromo.

Sebagaimana ciri khas Risma ketika di lapangan, sembari memberikan intruksi dia tak segan turun langsung.

Wali Kota dua periode itu terkenal detil dalam memberikan arahan.

Seperti arahannya kepada Kadis PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati yang diminta untuk mengkoneksikan saluran di Jalan Gubernur Suryo dengan saluran di Jalan Simpang Dukuh.

"(Saluran) di Jalan Gubernur Suryo itu kurang lebih ukurannya sekitar 150, kemudian di Simpang Dukuh namanya pompa kenari itu ukurannya sekitar 50," terang Erna Purnawati.

Menurut Erna Purnawati, banyak saluran yang dibangun dengan waktu yang berbeda, perbedaan tahun pembangunan itu juga sedikit banyak mempengaruhi koneksitas saluran.

"Saluran yang ada di depan Grahadi itu mau nyambung ke saluran kenari betul-betul kecil, jadi airnya tidak bisa mengalir, maka harus dikoneksikan," ungkap Erna Purnawati.

Risma pun kemudian, bergeser melakukan peninjauan saluran di kawasan Dharmawangsa. Kawasan ini, juga terpantau mengalami genangan saat hujan deras mengguyur Surabaya kemarin.

Erna Purnawati mengatakan, pihaknya mendapati limbah rumah tangga seperti minyak tanah yang menggumpal dan mengganggu aliran air di dalam saluran, yang kemudian dilakukan pengerukan.

Popularitas Machfud Arifin Melejit Pasca Tuai Rekomendasi, ASTI: Hati-hati Pilih Pasangan di Pilwali

Dipulangkan dari Wuhan, 2 Mahasiswa Pamekasan Akan Dikarantina di Natuna

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved