Aksi Curi Motor Selalu Berbekal Bom Bondet & Kunci T, Antar 2 Pria Gresik Ini Jalani Sidang di PN

Aksi Curi Motor Selalu Berbekal Bom Bondet & Kunci T, Antar 2 Pria Gresik Ini Jalani Sidang di PN.

Aksi Curi Motor Selalu Berbekal Bom Bondet & Kunci T, Antar 2 Pria Gresik Ini Jalani Sidang di PN
SURYA/SUGIYONO
Jaksa penuntut umum menunjukkan kardus kotak berisi 5 biji bom bondet dan barang bukti dua kunci T, Selasa (4/2/2020) 

Aksi Curi Motor Selalu Berbekal Bom Bondet & Kunci T, Antar 2 Pria Gresik Ini Jalani Sidang di PN

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Terdakwa Ahmad Amin (29), warga Desa Ngantungan dan Dimas Purwanto (24), warga Desa Pohkedang, keduanya dari Kecamatan Pasrepan, Pasuruan, mengakui telah mencuri motor di wilayah Gresik dengan membawa bom bondet.

Pengakuan tersebut terungkap ketika kedua terdakwa ditanya oleh JPU Mansur di Pengadilan Negeri Gresik. Terdakwa Dimas Purwanto telah mencuri motor tiga kali di wilayah Gresik.

Aksi pencurian motor, dilakukan terdakwa Dimas di wilayah Jalan Samanhudi, Kelurahan Bedilan Kecamatan Gresik berhasil mencuri motor Yamaha Jupiter, Nopol S 2270 CI.

Godaan Ajakan Wanita di MiChat Bikin Pria Gresik Gelap Mata, Coba Culik Bocah Berakhir Babak Belur

Sosok Vida, Bos Penculik Bocah 9 Tahun di Cerme Gresik, Janjikan Duit Puluhan Juta: Untuk Dijual

Kronologi Percobaan Penculikan Gadis 9 Tahun di Gresik, Tersangka Melambai, Dikira Minta Tolong

Aksi kedua di Jalan Sindujoyo Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik berhasil mencuri motor Honda Supra X, nopol W 5277 BC dan ketiga mencuri motoe Yamaha Mio Nopol W 6170 JR.

Aksi pencurian ketiga berhasil diamankan oleh anggota Polres Gresik pada 16 September 2019, pukul 00.30 WIB. Dalam aksi mencurian, terdakwa selalu membawa kunci T dan bom bondet.

Sehingga, dalam persidangan ditunjukan barang bukti dua kunci T dan 5 butir bom bondet dalam kardus kotak.

Terdakwa, nekat membawa bom bondet untuk mengamankan diri jika tertangkap masyarakat. Hal itu dibuktikan ketika mencuri di Sidoarjo. Terdakwa Dimas melemparkan bom bondet ke massa sampai akhirnya seorang meninggal dunia.

"Saat itu, saya dihukum selama sepuluh tahun. Dan baru keluar 2019. Setelah itu mencuri lagi. Karena tidak punya pekerjaan," kata Dimas dan Amin.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Rina Indrajanti dan hakim anggota Agung Ciptoadi serta I Gusti Ngurah Taruna Wiradhika, ditunda pekan depan dengan agenda tuntutan jaksa penuntut umum.

"Sidang ditunda pekan depan, dengan agenda tuntutan," kata Rina.

Penulis : Sugiyono

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Sugiyono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved