Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Siasat Pak Dukuh Selingkuh di Rumah Kosong Bantul, Sempat Dikerjai Warga, Tapi Akhirnya Tak Dihukum

Inilah cerita seorang oknum Dukuh di Bantul yang berselingkuh dengan warganya lalu ketahuan. Nasibnya di luar dari dugaan.

Penulis: Ignatia | Editor: Januar
Tribun Batam kolase Tribun Jogja
Ilustrasi oknum Dukuh selingkuh di rumah kosong di Bantul 

Motif keduanya berselingkuh ternyata karena satu pihak yang menginginkan miliki seorang anak, karena bertahun-tahun tak dikaruniai anak.

"Di rumah saya, keduanya sama-sama mengakui sudah berselingkuh. Selingkuhnya seperti apa, tidak dijelaskan. Tapi yang jelas, si perempuan ini mengakui berselingkuh karena ingin memiliki anak," imbuh Sukamto.

Dia juga menceritakan kalau TR adalah warganya yang sudah puluhan tahun menikah tetapi hingga saat ini belum dikaruniai momongan.

Hal itulah yang membuat keduanya memutuskan untuk melakukan hubungan terlarang di luar nikah itu.

Akhir Cerita, Oknum Dukuh Tak Dihukum

Kasus perselingkuhan yang melibatkan oknum Dukuh itu, menurut Sukamto sudah diselesaikan dengan cara musyawarah bersama keluarga, tokoh masyarakat dan Ketua RT setempat.

Hasil musyawarah itu, pelaku diminta untuk membuat surat pernyataan bermaterai.

Yang pada pokoknya berisi kesanggupan pelaku untuk bertanggungjawab apabila nantinya TR hamil dan melahirkan.

Oknum Dukuh tersebut diminta untuk membayar semua biaya persalinan.

Termasuk mengganti uang sebagai sanksi adat sebesar Rp 5 juta rupiah karena telah mencoreng nama baik kampung Soge.

Uang tersebut diserahkan, selambat lambatnya tanggal 15 Februari 2020.

Tragedi Istri Labrak PNS Selingkuhan Suami di Sulawesi Berujung Miris, Bui Menanti, Simak Kronologi

"Kalau uang tersebut sudah diserahkan. Kami anggap masalah sudah selesai," ucap dia.

Sementara itu, oknum dukuh Jun saat dikonfirmasi Tribunjogja.com melalui sambungan telepon enggan berkomentar banyak terkait kasus penggerebekan tersebut.

Termasuk ketika ditanya apakah kasusnya sudah diselesaikan dengan kekeluargaan, ia hanya menjawab singkat.

"Nggih, penjenengan teng griyo kulo mawon (Iya, anda ke rumah saya saja)," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved