Lukisan Pada Bilah Kayu, Inspirasi Kado untuk Yang Tersayang

Cicika Wooden, itulah produk yang ia buat. Ditemui di sebuah kafe daerah Sawahan Surabaya, alumnus DKV UK Petra ini membagi kisahnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Yoni Iskandar
Tribunjatim/christine Ayu N
Pemilik usaha kerajinan Cicika (@cicika.co), Cynthia Kurniawan, menunjukkan beberapa hasil lukisannya. Di antaranya yakni pada bilah kayu. SURYA/ CHRISTINE AYU 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkreasi bisa menggunakan media apa saja. Di tangan orang yang kreatif, beragam benda bisa disulap menjadi lebih bernilai.

Seperti yang dilakukan Cynthia Kurniawan, pemilik usaha kerajinan Cicika (@cicika.co). Perempuan kelahiran 16 Juni 1993 ini membuka jasa melukis di atas bilah kayu.

Cicika Wooden, itulah produk yang ia buat. Ditemui di sebuah kafe daerah Sawahan Surabaya, alumnus DKV UK Petra ini membagi kisahnya.

"Saya mulai membuatnya dari sebuah project natal yang ingin saya berikan ke teman-teman sebagai hadiah. Nggak disangka, ternyata banyak yang suka dan tertarik buat beli. Dari situ akhirnya serius sama Cicika," katanya kepada Tribunjatim.com, Sabtu (8/2/2020).

Kayu dipilihnya karena mewakili kesukaannya kepada tema-tema yang rustic. Orang-orang, katanya, juga banyak yang menyukainya.

Selain itu, belum banyak perajin yang menggunakan bilah kayu sebagai media lukisan. Melalui material ini, Cynthia berharap produknya memiliki nilai unik.

Bocoran, Inilah Gaji Pertama Setelah Diterima Jadi CPNS

Launching Tim Persebaya Surabaya, Abduh Lestaluhu Dikenalkan sebagai Pemain Baru Bajul Ijo

Di MAINBASKET Bareng KFC Surabaya Pengunjung Boleh Ikut Kompetisi Basket One on One, Ada Hadiahnya!

"Tidak ada spesifikasi khusus harus pakai kayu apa. Saya beli jadi, ada yang dari Yogyakarta, ada yang dari Malang. Saya pilih kayu yang sudah siap dilukis dan sudah dipernis," papar Cynthia kepada Tribunjatim.com.

Desain yang dilukis pun bisa sesuai permintaan. Kebanyakan yakni gambar couple. Kerajinan ini biasanya sebagai kado bagi yang tersayang.

Ia pun memberikan banyak detail seperti titik-titik, daun, bunga, salju, dan sebagainya untuk memperkuat kesan rustic.

"Awalnya saya membuat desainnya terlatih dahulu secara digital. Lalu saya konfirmasikan ke costumer. Nah, kalau sudah baru saya membuat sketsa di atas kayu," Cynthia menerangkan.

Langkah selanjutnya baru ia melukis menggunakan akan cat akrilik yang dipadukan dengan berbagai media lainnya.

"Terkahir saya pernis supaya tahan lama, supaya gambarnya tetap awet. Selain itu juga memberi kesan lebih glossy," tutur Cynthia.

Ukuran yang ia buat pun beragam, ada yang kecil dengan diameter 7 sentimeter, ada juga yang berukuran besar berdiameter 20 sentimeter.

"Proses yang paling susah ketika costumer punya beberapa gambar yang ingin saya satukan. Kalau sketsanya sudah beres, proses pelukisannya akan mudah," ia mengatakan.

Selain itu ia juga sempat trial error dalam menentukan warna. Pasalnya, kayu yang berwarna cokelat membuat warna cat berbeda saat dipoleskan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved