Rayuan Licik Pria Madiun Cabuli Anak Tirinya Bikin si Ayah Kandung Marah, Dibui & Jadi Tersangka

Rayuan Licik Pria Madiun Cabuli Anak Tirinya Bikin si Ayah Kandung Marah, Dibui & Jadi Tersangka

Rayuan Licik Pria Madiun Cabuli Anak Tirinya Bikin si Ayah Kandung Marah, Dibui & Jadi Tersangka
Net.
Ilustrasi pencabulan. 

Rayuan Licik Pria Madiun Cabuli Anak Tirinya Bikin si Ayah Kandung Marah, Dibui & Jadi Tersangka

TRIBUNMADIUN.COM, MADIUN - Polisi akhirnya menetapkan HA (42) pelaku pencabulan terhadap anak tirinya berinisial PI (14) yang masih di bawah umur, sebagai tersangka.

Diberitakan sebelumnya, HA dilaporkan ayah kandung korban ke Polsek Kebonsari Madiun, pada Rabu (5/2/2020) kemarin.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Kebonsari, pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual balon ini resmi ditetapkan sebagai tersangka tindak pencabulan.

Kisah Takjub Pria Madiun Hidup Sekamar dengan King Cobra 12 Tahun, Kandangkan Ular Saat Ada Istri

Pengemudi Mengantuk Sebabkan Mobil Fortuner Terperosok ke Area Persawahan di Tol Madiun-Ngawi

Penjual Balon Gas Tega Cabuli Anak Tiri, Kabur Setelah Tahu Dilaporkan, Dibekuk di Stasiun Madiun

"Untuk perkembangan sudah tersangka, namun kami masih lengkapi hasil visum dari dokter SpOG, RSUD Caruban," kata Kapolsek Kebonsari AKP Sunu Budiarto, ketika dikonfirmasi, Senin (10/2//2020) siang.

Peristiwa pencabulan ini diperkirakan terjadi sejak setahun yang lalu, di rumah korban. Saat akan melancarkan aksinya, tersangka merayu korban dan tidak menjanjikan imbalan.

Sementara itu, ibu korban saat ini masih berstatus sebagai saksi, meski dinyatakan sebelumnya ibu kandung korban mengetahui perbuatan suami keduanya itu.

"Sementara tidak kami masukan sebagai tersangka," katanya.

Saat ini, HA mendekam di sel tahanan Polsek Kebonsari. Dia dijerat dengan pasal berlapis, pasal 81 dan 82 UU 17 /2016 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang perlindungan anak. HA juga dijerat asal 46 UU 23/2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) jo pasal 64 KUHP lantaran telah melakukan perbuatan cabul.

"Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara dan minimal lima tahun penjara," imbuhnya.

Penulis : Rahadian Bagus

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved