Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Bobol Puskesmas dan Balai Desa, Pemuda Desa Dlanggu Lamongan Diserahkan ke Polisi

Pemuda desa ini, Noval Lutfianto Supriadi (21) warga Desa Dlanggu Kecamatan Deket Lamongan Jawa Timur tak punya rasa malu pada orang tuanya

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Noval Lutfianto Supriadi (21) pemuda Desa Dlanggu Kecamatan Deket Lamongan Jawa Timur yang membobol Puskesmas dan Balai Desa Dlanggu, Rabu (19/2/2020) 

TRIBUNJATIM.COM,LAMONGAN - Pemuda desa ini, Noval Lutfianto Supriadi (21) warga Desa Dlanggu,Kecamatan Deket Lamongan Jawa Timur tak punya rasa malu pada orang tua dan terhadap lingkungannya.

Betapa tidak, ia nekat membobol balai desa, Puskesmas Pembantu pada Senin ,(17/2/2020) di desanya dan menggasak uang senilai Rp 9 juta berikut barang - barang elektronik.

Pencurian dengan sasaran balai desa dan Puskesmas Pembantu berhasil diendus perangkat dan mengerucut pada nama Noval. Tak mau salah, perangkat Desa Dlanggu, Kasun Fatkhur (58) melakukan pendekatan dan meminta Noval datang ke balai desa.

"Ditanya pelan - pelan, ternyata tersangka mengakui semua perbuatannya," kata Kapolsek Deket Lamongan, AKP Sunaryo Putro kepada Surya.co.id, Rabu (19/2/2020) pagi.

Tersangka mengaku telah membobol balai desa dan Puskesmas Pembantu yang hanya berjarak 10 meter dari Balai Desa Dlanggu.

Total yang berhasil dicuri Noval sebesar Rp 16 juta. Terinci uang tunai Rp 9 juta ditambah nilai barang - barang yang dicuri.

Maia Ungkap Detik-detik Kematian Ashraf Sinclair, BCL Temukan sang Suami Tiada setelah Cuci Muka

Pembebasan Lahan Bandara Kediri Sisa 2,36 Hektare, 20 KK Konsinyasi, Tolak Tawaran Harga 10 Juta/RU

Kehidupan Nenek 60 Tahun 14 Kali Nikahi Brondong, Sesumbar Asmara Ranjang, Namanya Disoroti 1 Negara

Terungkap, pada Senin (10/2/2020) seperti rutinitas Kasun Fakhur membuka kantor desa sekitar pukul 08.00 WIB. Saksi melihat ada yang ganjil di ruang kerja kepala desa, sebab cendela jendela ruang kerja kades terbuka. Padahal semula tertutup dari dalam, dalam keadaan di grendel.

Melihat kondisi itu, saksi Fatkhur kemudian mengecek barang - barang inventaris milik desa.Ternyata diketahui kipas angin yang semula terpasang di ruang kepala desa sudah tidak.

Lampu led merk BOSSECOM IP65 30 watt di dalam laci juga tidak ada.

"Saksi berusaha untuk melakukan pencarian disekitar balai desa akan tetapi tidak berhasil menemukan, " kata Sunaryo.

Selasa (18/2/2020) Fatkhur dilapori Bidan Desa, Aida (52) jika ruang Bidan Desa yang ada di area kantor desa jendelanya juga terbuka dan dipastikan akibat dibuka paksa. Ternyata kipas angin di ruang kerja Aida diketahui hilang.

Tersangka juga mengakui pada Januari 2020 juga mencuri uang tunai di laci ruang kerja kades sebesar Rp 9 juta dan 1 unit laptop,

Barang hasil curiannya masih ada yang disimpan di rumah pelaku diantaranya, 1 lampu led merek BOSSECOM IP6 30 watt, 1 bola lampu merek Honez warna putih, dan 1 kipa angin merek Maspion warna putih.

Tokoh masyarakat dan kepala desa sepekat untuk menyerahkan yang bersangkutan ke Polsek Deket. (hanif manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved