Ning Ita Resmikan IPAL Komunal dan Program Perpipaan Sanitasi, Tingkatkan Lingkungan Bersih & Sehat

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dan Program Perpipaan Sanitasi di lingkungan Trenggilis.

DOK./HUMAS PEMKOT MOJOKERTO
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dan Program Perpipaan Sanitasi di Lingkungan Trenggilis, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dan Program Perpipaan Sanitasi di lingkungan Trenggilis, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (18/2/2020). 

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan sekitar warga.

Instalasi khusus ini targetnya akan terus ditambah seiring dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Layanan Wanita Mojokerto Sewakan Vila & Kencan Bertiga, Raup 1,5 Juta Sekali Kencan, Ini Endingnya

Pemkot Mojokerto pada 2019 tercatat berhasil membangun lima unit IPAL Komunal dengan anggaran Rp 2.292.500.000 dan tiga unit Septik Komunal dengan anggaran Rp 225.000.000.

Sehingga total anggaran untuk program penyehatan lingkungan berjumlah Rp 2.417.500.000.

Di mana setiap unit IPAL Komunal dapat menjangkau sasaran 50 sampai dengan 70 sambungan rumah.

Sedangkan Septik Komunal dapat menjangkau tujuh hingga 12 sambungan rumah.

"Kami ingin melalui pembuatan IPAL Komunal dan program perpipaan sanitasi, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Khusunya warga Lingkungan Trenggilis, akan pentingnya sanitasi dan kebersihan," kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota seusai peresmian.

"Sehingga setiap rumah tangga mampu mengelola limbah dengan baik sesuai standar kesehatan. Karena kami menargetkan, 2020-2021 Kota Mojokerto ODF (Open Defecation Free)," sambungnya.

518 KK Terdampak Banjir di Desa Tempuran Mojokerto Dapat Bantuan Paket Sambako

Untuk IPAL Komunal pada 2019 telah mencapai sasaran sebanyak 302 rumah, sedangkan Septik Komunal mencapai 29 rumah.

Ini artinya, mampu mengurai masalah kepemilikan jamban sehat sebanyak 331 rumah.

Sedangkan tahun 2020 Pemerintah Kota Mojokerto memperoleh program IPAL Komunal dari Dana Alokasi Khusus sebanyak 10 unit untuk IPAL Komunal dan 15 unit Septik Komunal.

Kena Sambaran Petir, Gapura 9 Meter di Mojo Kembangsore Park Mojokerto Ambruk

Yang tersebar di delapan kelurahan.

"Sampai dengan 2019, dari 42.500 jumlah rumah di Kota Mojokerto telah memiliki jamban sehat sebanyak 41.866 rumah. Sedangkan sisanya sebanyak 634 rumah, belum memiliki jamban sehat akan diselesaikan pada 2020 melalui dana DAK," terangnya.

"Untuk itu, kami berharap agar warga bisa merawat dan memelihara dengan baik, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dan kebersihan," tandasnya. 

Awas Rawan Longsor! Terbaru BPBD Update Peta Geologi Daerah Rawan Bencana Alam di Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved