Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu-sabu di Pasrepan Pasuruan, Polisi Amankan 7,08 Gram

Polsek Nongkojajar berhasil menggerebek sebuah rumah pengedar sabu - sabu yang diinformasikan awal masuk dalam wilayah hukum Polsek Nongkojajar.

(Surya/Galih Lintartika)
Polsek Nongkojajar Pasuruan membekuk pengedar sabu-sabu 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Langkah Polres Pasuruan dan jajarannya untuk memerangi narkoba memang bukan isapan jempol belaka. Setelah Satresnarkoba Polres Pasuruan menggerebek home industri sabu, kini giliran jajaran Polsek.

Kali ini, Polsek Nongkojajar berhasil menggerebek sebuah rumah pengedar sabu - sabu yang diinformasikan awal masuk dalam wilayah hukum Polsek Nongkojajar.

Setelah digerebek, ternyata rumah ini masuk dalam wilayah hukum Polsek Pasrepan. Memang lokasinya berdekatan atau berbatasan langsung dengan wilayah hukum Polsek Nongkojajar.

Kendati demikian, satu orang pengedar berhasil diamankan, dan kini kasus sedang ditangani Satresnarkoba Polres Pasuruan untuk penyelidikan lanjutan, dan proses hukum berikutnya.

Tersangka yang berhasil diamankan dalam penggerebekan kali ini adalah Sholeman (35) warga Dusun Towoyono, Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu dengan total 7,08 gram. Barang bukti sabu ini sudah terbagi dalam beberapa bungkusan plastik paket hemat (pahe). Puluhan paket dengan jumlah total 7,08 gram ini sudah siap diedarkan.

Kapolsek Nongkojajar AKP Akhmad Shukiyanto mengatakan, kasus ini sudah dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Pasuruan. Kata dia, pihaknya tidak bisa menangani karena memang wilayah hukum masuk wilayah Pasrepan.

Juru Parkir di Surabaya Nyambi Jadi Spesialis Maling Motor Kunci Nyantol, Aksinya Main Komplotan

Ucapan Terakhir Ashraf Sinclair ke BCL Sesaat Sebelum Wafat,Canda Romantis Jadi Pilu, ‘Bagus Banget’

Suaminya Brondong 15 Tahun Lebih Muda, Muzdalifah Permak Tubuh Biar Cantik, Diet hingga Pakai Botox

"Memang lokasi penggerebekan ini bersebelahan langsung dengan wilayah Polsek Nongkojajar hanya berjarak beberapa rumah saja. Kami mengira itu masuk dalam wilayah kami, ternyata bukan," kata Kapolsek.

Meski demikian, ia mengatakan, ini adalah bukti bahwa Polres Pasuruan sudah menyatakan perang untuk upaya pemberantasan peredaran narkoba di Pasuruan. Siapapun yang menikmati, menjual, atau pun membuat narkoba jenis sabu akan disikat.

"Ini sudah kami limpahkan, dan untuk tahap lanjutan akan dikembangkan sama Satresnarkoba Polres Pasuruan," tambah dia

Ia menjelaskan, dalam penggerebekan ini, pihaknya berhasil mengamankan 7,08 gram yang disimpan di dalam tas di lemari. Sabu itu siap diedarkan. Dalam pemeriksaan awal, sabu itu dijual ke teman terdekatnya dan ia mengenalnya.

"Biasanya pembeli yang datang sendiri ke rumah tersangka ini. Saat kami gerebek, tersangka baru saja menggunakan sabu. Jadi kondisinya sedikit tidak sadar. Ini sudah menjadi ranah Polres untuk dikembangkan," pungkas dia. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved