Kasus Pengoplos LPG 3 Kg di Pasuruan, Pertamina Siapkan Sanski Berat Untuk Mitranya

Gustiar Widodo, Sales Area Manager Pertamina Retail Malang sangat mengapresiasi kinerja Polres Pasuruan yang berhasil mengungkap kasus pengoplos LPG

(Surya/Galih Lintartika)
Polres Pasuruan ungkap pengoplosan LPG 3 kg 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Gustiar Widodo, Sales Area Manager Pertamina Retail Malang sangat mengapresiasi kinerja Polres Pasuruan yang berhasil mengungkap kasus pengoplos LPG bersubsidi 3 kg yang merugikan masyarakat penerima hak LPG bersubsidi di Pasuruan.

Ditemui di sebuah kegiatan, Gustiar Widodo mengucapkan terima kasih kepada Polres Pasuruan. Kata dia, jika tidak diungkap dan pelakunya tidak ditangkap, hal ini bisa sangat merugikan dan berdampak pada stabilitas pasokan LPG 3 kg bersubsidi.

Ia meminta, jajaran kepolisian untuk terus mengusut tuntas kasus ini. Ia meminta kepada polisi untuk melapor dan memberitahukan jika memang ada dugaan keterlibatan mitra Pertamina dalam kasus pengoplosan LPG bersubsidi.

"Mitra Pertamina ini bisa jadi pemasok, pangkalan LPG bersubsidi atau distributor. Kalau memang ada yang terlibat, kami sudah siapkan sanksi untuk mereka," katanya, Selasa (25/2/2020) siang.

Dia menjelaskan, sanksi yang disiapkan beragam. Mulai dari hal sederhana, yakni teguran hingga berat seperti Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Jadi, mitra ini diputus kontrak dan tidak akan dilanjutkan kerjasamanya.

Demi Menuju Gelar Juara Liga 1 2020, Pemain Persebaya Harus Siap Mental Hadapi Segala Kondisi

Kabar Penculikan Anak di Sidoarjo Dipastikan Polisi Hoaks, Ibu Bocah Ini Ungkap Cerita Sebenarnya

Hujan Deras di Puncak Gunung Kelud, Banjir Lahar di Sungai Ngobo Kediri, 10 Truk Terjebak

"Tapi, kalau dari informasi yang sementara kami terima kemarin, para pelaku ini membeli LPG bersubsidi ya itu diecer. Jadi, mereka tidak beli dalam skala besar, hanya 2 - 3 tabung di masing - masing pangkalan," paparnya.

Sekadar diketahui, Satreskrim Polres Pasuruan menggerebek sebuah rumah yang diduga kuat digunakan sebagai tempat pengoplosan LPG bersubsidi 3 Kilogram di Dusun Nganglang, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Dalam penggerebekan, Korps Bhauangkara berhasil mengamankan dua tersangka yakni Muhammad Rusdi (34), pemilik rumah dan temannya Mochammad Ahlal Firdaus (20) warga Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Dari lokasi penggerebekan, tim berhasil mengamankan barang bukti enam set pen besi, tang, satu sak segel plastik 3 Kg, 30 segel timah tabung, 122 tabung LPG subsidi 3 kg, 58 tabung LPG 13 Kg, dan masih banyak lagi barang bukti lain yang diamankan. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved