Asyik Nongrong di Warung, Belasan Pelajar di Situbondo Terjaring Razia Satpol PP

Sebanyak 17 siswa terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol PP) Pemkab Situbondo, Rabu (4/3/2020).

Penulis: Izi Hartono | Editor: Yoni Iskandar
izihartono/surya
Belasan siswa yang terjaring razia saat di kantor Sat Pol PP Pemkab Situbondo. 

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Sebanyak 17 siswa terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol PP) Pemkab Situbondo, Rabu (4/3/2020).

Belasan pelajar SMA ini terjaring razia petugas trantib di dua tempat, yakni di belakang kantor DPD Golkar dan sebuah warung kopi di Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo.

Belasan siswa yang diduga bolos sekolah, selanjutnya dibawa ke kantor Sat Pol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Tak hanya itu, petugas Sat Pol PP juga memanggil pihak guru dari sekolah masing masing.

Salah seorang siswa mengaku dirinya tidak membolos, melainkan sudah pulang usai mengikuti ujian sekolah.

"Saya tidak bolos pak, tapi sudah pulang setelah mengikuti ujian sekolah," terang salah seorang siswa saat di kantor Sat Pol PP.

Sementara itu,siswa yang lain mengaku dirinya tidak masuk ke sekolah karena terlambat. Sehingga dirinya bersama teman yang lain memilih tidak masuk, karena takut terkena sanksi.

Profil-Biodata 4 Calon Pemimpin Ibu Kota Baru: Azwar Anas, Ahok Bambang Brodjonegoro, dan Tumiyana

Di Tengah Kelangkaan, Ramayana Jual Masker dengan Harga Normal Rp5 Ribu, Stok Langsung Menipis

Pekerja Migran Yang Dalam Pantauan Virus Corona Mulai Membaik, Diyakini Hanya Sakit Flu

"Ya saya terlambat dan pintu sekolah sudah ditutup," kata kepada Surya.

Guru BP SMA N I Situbondo, Sudiono mengatakan, siswanua sengaja tidak masuk karena terlambat danntakur disangsi pihak sekolah.

"Sekolah tidak akan memberikan sangsi pisik, akan tetapi memberikan sangsi akademis dengan meresum buku di pustakaan," ujar Budiono kepada sejumlah wartawan.

Penyidik PNS Sat Pol PP Pemkab Situbondo, Sutikno menjelaskan, belasan siswa yang terjaring razia itu, berdasarkan laporan masyarakat yang melihat adanya gerombolan siswa di warung.

Dari 17 siswa yang terjaring razia, kata Sutikno, 13 siswa berasal dari siswa SMK N I Situbondo dan tiga siwa SMAN I Situbondo serta satu siswa SMK Daerah.

"Mereka kita lakukan pembinaan dan selanjutnya akan diserahkan kepada sekolah masing masing," kata Sutikno. (Izi/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved