2 Jambret Babak Belur Dihajar Warga Sawahan, Polsek Sawahan Ungkap Kronologinya

Canigia Fitra Saputra (20) warga Nganjuk dan AS (16) warga Surabaya dihajar warga Sawahan setelah kepergok menjambret tas milik wanita Surabaya

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Motor dan suasana saat dua pelaku disergap warga di Banyuurip Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Canigia Fitra Saputra (20) warga Nganjuk dan AS (16) warga Surabaya dihajar warga Sawahan setelah kepergok menjambret tas milik seorang wanita di Jalan Banyu Urip IV, Kupang Krajan, Sawahan, Surabaya, sekira pukul 17.45 WIB, Minggu (8/3/2020).

Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto mengungkap, keduanya mengaku baru sekali melakukan aksi kejahatan itu.

"Pengakuannya baru sekali," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (8/3/2020).

Ristitanto mengungkap kronologi aksi kejahatan yang dilakukan dua sekondan itu.

Semula, dua pelaku itu berboncengan menunggangi Motor Yamaha Vega ZR warna merah bernopol AG-5750-XD, dari arah Simokalang menuju ke arah Pasar Kembang.

Vebby Palwinta Mantan Baim Wong Lamaran, Hasil Comblangan Sahabatnya, Eks Rizky Febian akan Menikah

Jambret Tas Wanita di Jalan Banyu Urip Surabaya, Dua Pelaku ini Dihajar Warga

dr Corona Rintawan, Pimpin Muhammadiyah Convid-19 Command Center Tangani Virus Corona

Setibanya di depan sebuah rumah karaoke keluarga 'De Berry' keduanya menggasak sebuah tas ransel warna merah muda seorang wanita yang sedang pulang kerja dengan menaiki sepeda angin, Nur Ifahwati (35) warga Gunung Anyar, Surabaya.

"Tas milik korban diletakkan di keranjang sepeda bagian depan," tuturnya.

Teriakan korban yang bertalu-talu ternyata menarik simpati banyak orang di kawasan itu.

Para pelaku yang menggeber motornya malah jadi buruan warga yang geram.

"Korban berteriak 'jambret jambret' hingga didengar oleh warga," pungkas Ristitanto.

Sementara itu, saksi mata atau petugas kemanan sebuah rumah karaoke, Ari P (40) mengungkapkan, pelarian keduanya gagal total lantaran arus lalu lintas di kawasan jalan tersebut ternyata macet.

Setelah memarkir motornya di bahu jalan, kedua pelaku lantas melarikan diri dengan cara berlari memasuki pemukiman warga Jalan Banyu Urip IV RT 06 RW 07.

"Nah di depan sana kan ada putar-balik, pas di masjid situ, kan banyak parkir motor, motornya ditinggal, lari mereka masuk ke dalam gang," tutur saat ditemui TribunJatim.com di lokasi.

Dikira pelariannya berhasil, ungkap Ari justru di sana menjadi akhir dari upaya dua begundal itu menghilangkan jejak, lantaran disergap sejumlah warga yang mengetahui aksi keduanya.

"Wah dihabisi anak-anak disana, saya enggak ikuti ke sana," terang pria bertopi itu.

Ari mengungkapkan pelaku sempat dihadiahi bogem mentah hingga lemas oleh warga yang geram.

"Kayaknya 2 pelaku itu mabuk juga," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved