Pilkada Surabaya 2020

Tindaklanjuti Aduan Sholeh, Bawaslu Surabaya Instruksikan KPU Hitung Ulang

Bawaslu Surabaya rencananya akan menghitung ulang jumlah dukungan yang dikumpulkan oleh pasangan bakal calon Wali Kota Surabaya dari jalur perorangan

TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya menerima berkas permohonan sengketa proses pencalonan bakal Calon Wali Kota Surabaya, M Sholeh-Taufik Hidayat, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya rencananya akan menghitung ulang jumlah dukungan yang dikumpulkan oleh pasangan bakal calon Wali Kota Surabaya dari jalur perorangan, M Sholeh dan Taufik Hidayat.

Hal ini menindaklanjuti Sholeh yang mempersoalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tak meloloskannya dalam penyerahan dukungan.

Pada penjelasannya, Ketua Bawaslu Surabaya, M Agil Akbar mengatakan bahwa pihaknya akan memverifikasi ulang berkas dukungan yang dinyatakan tak lengkap.

Sebelumnya, dari sebanyak 140.384 lembar dukungan yang diserahkan Sholeh-Taufik, hanya 86.404 lembar yang dinyatakan lengkap.

Oleh karena itu, KPU akan menghitung ulang dukungan yang dinyatakan tak lengkap tersebut. Yakni, sebesar 53.980 dukungan. "Yang sudah lengkap, tidak kami hitung," kata Agil kepada jurnalis ketika dikonfirmasi di Surabaya.

"Proses perhitungan akan dilakukan kedua belah pihak (Sholeh-Taufik dan KPU) dengan disaksikan Majelis Hakim (Bawaslu Surabaya) besok Senin (9/3/2020)," imbuhnya.

Pihaknya optimistis, di sisa waktu masa musyawarah yang akan berakhir hingga 13 Maret 2020 mendatang, pihaknya akan menyelesaikan perhitungan tersebut.

M Sholeh Siap Jawab Tudingan Data Ganda hingga Dukungan Kurang: Kalau Bisa, Kami Ajak 100 Pengacara

Jambret Tas Wanita di Jalan Banyu Urip Surabaya, Dua Pelaku ini Dihajar Warga

Jelang Persebaya Vs Persipura Jayapura, Cedera Dua Beknya Kambuh, Lini Belakang Bajul Ijo Keropos

"Kami masih punya waktu untuk menyelesaikan musyawarah ini," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Untuk melakukan perhitungan ini, Bawaslu Surabaya akan melibatkan 10 orang dari perwakilan pasangan calon dan 10 orang dari KPU.

Sebelumnya, Calon Walikota Surabaya dari jalur perorangan, M Sholeh menegaskan untuk totalitas dalam pencalonan di pilkada serentak. Usai diputuskan tak lolos verifikasi dukungan di KPU, bakal calon dari unsur perorangan (independen) ini menggugat melalui Bawaslu.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved