Pilu Kakek 2 Cucu di Madiun Rumahnya Ambruk Diterpa Hujan Deras, Bangunan Tua: Sudah Nggak Kuat

Rumah kakek di madiun ambruk diterpa hujan deras. Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Zahrowi ungkap kondisi rumah sudah tua.

TRIBUNJATIM.COM/RAHARDIAN BAGUS
TRC BPBD Kabupaten Madiun melakukan assesment dan evakuasi, serta pembersihan sisa rumah roboh milik Somi warga Kecamatan Dolopo. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Rumah kakek di Madiun ambruk gegara diterpa hujan deras di wilayah Kecamatan Dolopo.

Pemilik rumah ambruk tersebut bernama Somi (89). Rumah tersebut berada di Jalan Pandu RT 08/RW 02 Dusun Krajan Desa/Kecamatan Dolopo.

Rumah kakek dua cucu itu ambruk pada Rabu (11/3/2020) siang.

Kini Hidup Beda Drastis, Mantan TKW Blitar Ungkap Hubungan dengan Mertua Bule, Lihat Foto-fotonya

Dulu Viral TKW Blitar Dinikahi Bule, Kini 8 Tahun Pernikahan, Penampilan Berubah: Sekali-kali Boleh

Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Zahrowi, mengatakan selain hujan deras, bangunan dan konstrukai rumah yang ambruk tersebut memang sudah tua, berusia sekitar 35 tahun.

"Karena bangunan tua, sudah sekitar 35 tahun, jadi sudah nggak kuat," kata Zahrowi ketika dikonfirmasi, Rabu (11/3/2020) sore.

Ia menuturkan, sehari-hari rumah tersebut ditempati oleh Somi, beserta anak, menantu, dan dua orang cucunya.

VIRAL Cowok Pergoki Pacar Selingkuh, Detik-detik Ketemu di Lampu Merah, Pembelaan Si Cewek Disoroti

BERITA VIRAL TERPOPULER: Ibu Tiri Siswi Pembunuh Bocah & Dinkes Bongkar Identitas Pasien Corona

Beruntung saat kejadian, bangunan rumah yang ambruk tidak menimpa Somi, ataupun anggota keluarga lainnya.

"Tidak ada korban. Pada saat kejadian Mbah Somi di dalam rumah, karena sudah tua, dan sakit-sakitan," jelasnya.

Saat ini, kata Zahrowi, seluruh anggota keluarga korban diungsikan di rumah tetangga.

Rencananya, hari ini Kamis (12/3/2020) akan dilakukan kerjabakti membersihkan puing-puing rumah yang ambruk.

"Tadi kami juga sudah memberikan bantuan pakain, makanan dan obat-obatan," imbuhnya.

Momen Terakhir Ibu Bocah yang Dibunuh Siswi SMP Dengar Suara Anak, Tahan Tangis Ucap: Teriak-teriak

Pelatih Persela Lamongan Beberakan Alasan Coret Dua Pemain Asingnya

PBNU Tunda Munas dan Konbes, PWNU Jatim: Pemerintah Tidak Mau Ambil Resiko

Penulis: Rahardian Bagus

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved