Rumah Kosong Ditinggal ke Acara 100 Hari Wafatnya Istri, TV Warga Dupak Surabaya Raib Digasak Maling

Rumah beralamat Jalan Dupak Bangunsari Tengah, Krembangan, Surabaya disatroni maling saat kosong ditinggal ke acara 100 hari wafatnya istri.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kondisi rumah Ketua RT 06 Ngatemin (55) di Jalan Dupak Bangunsari Tengah, Dupak, Krembangan, Surabayayang telah terpasang garis polisi. Pasalnya rumah tersebut telah diobok-obok maling. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah rumah dua lantai bercat kuning beralamat Jalan Dupak Bangunsari Tengah No 07 RT 06/RW 04, Dupak, Krembangan, Surabaya jadi sasaran pencurian, Minggu (15/3/2020).

Informasinya, aksi pencurian itu terjadi sekira pukul 02.00 WIB.

Belum diketahui berapa jumlah pencuri yang menyatroni rumah berpagar teralis besi warna coklat yang dimodel berpilin yang menghadap ke arah utara itu.

Kabarnya, sebuah televisi turut raib atas kejadian tersebut.

Jawaban Suami Mantan TKW Blitar saat Ditanya Malu atau Tidak Beristri TKW: 2 Orang yang Beruntung

Mobil Mewah Alphard Jalan Sendiri Masuk Sungai di Perumahan Surabaya, Pemiliknya di Rumah Lupa

Menurut warga setempat Sandari (65), rumah seluas 10 x 25 meter persegi itu dihuni Ngatemin (55) bersama seorang anaknya.

Ngatemin ternyata adalah Ketua RT 06 di pemukiman tersebut.

Saat pencurian itu terjadi, kebetulan Ngatemin dan anaknya sedang bertandang ke Bululalang, Kabupaten Malang untuk menghadiri acara 100 hari istrinya meninggal dunia.

Setahu dia, sejak Sabtu (14/3/2020) malam, rumah itu dalam keadaan tak berpenghuni.

Antisipasi Virus Corona, Wali Kota Risma Minta Warga Surabaya Tidak Tersinggung: Saling Melindungi

"Tiap hari disini. Cuma semalam, ada acara 100 hari meninggalnya istrinya, nah kan selamatan di Malang," katanya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi.

Menurutnya, kepolisian wilayah Krembangan telah mendatangi lokasi rumah yang menjadi sasaran pencurian tersebut sekira pukul 07.00 WIB, Minggu (15/3/2020).

"Saya tadi jalan-jalan sama cucu saya di sekitar sini ada polisi sudah, tapi tadi pagi," pungkasnya.

Pantauan TribunJatim.com di lokasi, garis batas polisi berwarna kuning tampak telah terpasang di sela-sela teralis pagar secara melingkar melingkupi area halaman rumah seluas 3 x 4 meter persegi.

Tidak tampak aktivitas apa pun di area halaman dalam rumah Ketua RT 06 yang baru menjabat dua tahun itu.

Dan petugas kepolisian tampaknya juga sudah pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Penulis: Luhur Pambudi

Editor: Heftys Suud 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved