Siswa 'Dirumahkan' karena Virus Corona, Berikut Cara Daftar Rumah Belajar Gratis dari Kemendikbud

Berikut cara mendaftar Rumah Belajar Kemendikbud untuk siswa, bimbel daring gratis.

Tayang:
Editor: Pipin Tri Anjani
https://belajar.kemdikbud.go.id/
Cara Daftar Rumah Belajar Gratis dari Kemendikbud. 

Berikut cara mendaftar Rumah Belajar Kemendikbud untuk siswa, bimbel daring gratis.

TRIBUNJATIM.COM -  Beberapa daerah di Indonesia menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk wabah virus Corona.

Status KLB untuk beberapa daerah di Indonesia menganjurkan bagi seluruh murid sekolah melaksanakan belajar di rumah.

Ada berbagai cara yang bisa digunakan, satu di antaranya melalui Rumah Belajar Kemendikbud yang dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id.

Rumah Belajar Kemendikbud adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar-komunitas.

Rekomendasi 8 Situs Belajar Online untuk Siswa yang Dirumahkan karena Pandemi Virus Corona

9 Isi Surat Edaran Pemkab Pamekasan Soal Antisipasi Corona, Sekolah Libur hingga Hotline Covid-19

Cara Ikut Rumah Belajar Kemendikbud di belajar.kemdikbud.go.id Bimbel Online Gratis (belajar.kemdikbud.go.id)
Cara Ikut Rumah Belajar Kemendikbud di belajar.kemdikbud.go.id Bimbel Online Gratis (belajar.kemdikbud.go.id) ()

Hal ini hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0.

Melansir belajar.kemdikbud.go.id, Senin (16/3/2020), portal belajar online ini dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.

Dengan menggunakan Rumah Belajar, murid dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja.

Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.

Lantas bagaimana cara mendaftar di Rumah Belajar Kemendikbud?

Cara daftar di Portal Rumah Belajar Kemendikbud

Berikut cara mendaftar di Rumah Belajar Kemendikbud sebagaimana Tribunnews (grup TribunJatim.com) praktikkan:

1. Kunjungi laman belajar.kemdikbud.go.id.

2. Klik tombol 'Login' di pojok kanan atas.

2. Anda berada di halaman login, jika belum memiliki akun silahkan pilih 'Buat Akun'.

3. Jika Anda seorang guru, pilih 'sebagai guru'.

4. Jika Anda seorang murid, pilih 'sebagai murid'.

5. Untuk guru siapkan NUPTK dan untuk murid siapkan NISN.

6. Isi Nama depan, belakang, surel, kata sandi, konfirmasi kata sandi, kemudian centang Chaptcha.

7. Terakhir pilih 'Daftar'.

Sederet Kebijakan di Daerah untuk Mengantisipasi Virus Corona, Sekolah Libur hingga Wisata Ditutup

Fitur Utama Rumah Belajar Kemendikbud

Rumah Belajar Kemendikbud menyediakan empat fitur utama yakni Kelas Digital, Sumber belajar, Bank Soal, dan Laboratorium Maya.

Sementara itu, terdapat lima fitur lainnya yakni buku sekolah elektronik, modul digital, peta budaya, wahana jelajah angkasa, dan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Selain itu, ada tiga fitur pendukung yakni karya komunitas, karya guru, karya bahasa dan sastra.

- Kelas Digital

Sebuah Learning Management System (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa.

Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan di mana saja.

- Sumber belajar

Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum.

Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan

- Bank Soal

Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar.

Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian.

- Laboratorium Maya

Fitur simulasi praktikum laboratorium yang disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum.

Saat ini telah terdaftar sebanyak 228.763 guru dan 562.346 siswa di Pumah Belajar.

Melansir Kompas.com, Kepala Subbidang Aplikasi dan Pengendalian Kemendikbud, Hendriawan Widiatmoko mengatakan, Rumah Belajar mulai dirintis Kemendikbud sejak 2008 dan secara resmi diluncurkan 3 tahun setelahnya.

"Kalau dulu ada lewat CD-CD pembelajaran yang kita berikan ke sekolah-sekolah."

"Mulai 2008 kami rintis, 2011 kami launching Rumah Belajar, jadi konten yang tadinya masih dalam bentuk CD, dalam bentuk media pembelajaran yang lain, itu kita online-kan lewat web," kata Hendriawan.

Selanjutnya, Hendriawan menjelaskan ada dua hal utama yang menjadi tujuan program Rumah Belajar Kemendikbud.

Pertama, akses materi pembelajaran yang lebih luas dan mudah.

"Karena kan kalau dengan CD kami membagikan jumlahnya terbatas, jadi kita online kan."

"Jadi kami berharap Rumah Belajar ini bisa diakses oleh siapa saja, dari mana saja," jelasnya.

Kedua, meningkatkan kemampuan para pengajar beradaptasi dengan teknologi.

Hal itu agar proses belajar-mengajar bisa berjalan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kita berharap Rumah Belajar itu, mengutamakan peran guru supaya benar-benar bisa optimal. Tadinya kan mungkin ada tanggapan ‘wah guru-guru kita kurang update'. Nah stigma seperti itu coba kita hilangkan," ujar dia.

Semua materi pembelajaran di Rumah Belajar berasal dari Kemendikbud, terutama yang ada di fitur Sumber Belajar.

“Untuk materi di Sumber Belajar, materi semua kita supply dari Kemendikbud, tapi kita juga punya konten yang dikirim dari kontributor,” ujar Hendriawan.

Di fitur Kelas Maya, guru dan murid dapat melakukan interaksi pembelajaran melalui jaringan internet.

Mengenal Social Distancing yang Disebut-sebut sebagai Langkah Ampuh Cegah Penyebaran Virus Corona

Gejala Awal Terinfeksi Virus Corona dari Hari ke Hari, Awalnya Alami Demam, Batuk dan Nyeri Otot

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Bimbel Daring Gratis “Rumah Belajar”, dari Wahana Angkasa hingga Laboratorium Maya"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved