Masih Nekat Ngumpul di Warkop Saat Wabah Corona, Puluhan Remaja Dibubarkan Paksa Petugas Mojokerto

Masih Nekat Ngumpul di Warkop Saat Wabah Corona, Puluhan Remaja Dibubarkan Paksa Petugas Mojokerto.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung bersama petugas gabungan dengan membawa alat pengeras suara mensosialisasikan agar masyarakat tetap di rumah (Social Distancing) sekaligus membubarkan kerumunan orang di cafe dan warung kopi. 

Masih Nekat Ngumpul di Warkop Saat Wabah Corona, Puluhan Remaja Dibubarkan Paksa Petugas Mojokerto

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Petugas gabungan membubarkan paksa kerumunan orang yang masih membangkang berada di luar rumah meskipun ditengah merebaknya wabah Pandemi virus Corona (Covid-19).

Petugas gabungan dari anggota Polisi Polres Mojokerto, personil Kodim 0815 Mojokerto dan Satpol PP terpaksa membubarkan gerombolan remaja tersebut karena mereka masih saja bandel nongkrong di warung kopi dan cafe tanpa memperdulikan anjuran pemerintah terkait Sosial Distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Dampak Corona, Tingkat Okunpansi Hotel di Mojokerto Terjun Bebas di Level 10 Persen

UPDATE Pasien Covid-19 di RSUD Mojokerto, Tambah 2 PDP: Pegawai Pabrik Surabaya dan Mahasiswi Malang

Petugas membawa alat pengeras suara untuk memaksimalkan yang sekaligus mensosialisasikan Social Distancing kepada pengunjung cafe dan warung kopi yang berada di sejumlah titik dari Jalan Gajah Mada, Jl Airlangga, Jl Raden Wijaya dan Ruko Royal Mojosari, Selasa malam (24/3/2020).

Selain itu, petugas berbaju khusus juga menyemprotkan cairan desinfektan di sejumlah lokasi tempat kerumunan orang tersebut.

Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung, menyampaikan agar masyarakat waspada wabah Corona yakni menghindari keramaian dan tidak membuat kegiatan yang menghadirkan banyak orang.

Apabila masyarakat tidak memperdulikan imbauan tersebut (Social Distancing) sampai membuat kegiatan yang memicu keramaian maka Polisi akan menindak tegas.

"Masyarakat mari bekerjasama hindari keramaian dan jangan membuat kegiatan yang hadirkan banyak orang sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Pandemi virus Corona," ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Ia mengatakan sesuai perintah Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polres agar menindak tegas tempat-tempat yang menjadi pusat kerumunan dengan cara pembubaran.

Tindakan persuasif ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz, Maklumat nomor : Mak/2/III/2020, peringatan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang mengundang kehadiran banyak orang dan berpotensi menjadi ruang penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved