Virus Corona

4 Fakta Karantina Wilayah yang Beda dengan Lockdown, Beberapa Daerah di Indonesia Sudah Terapkan

4 fakta karantina wilayah yang beda dengan lockdown, beberapa daerah di Indonesia sudah terapkan.

YouTube/KompasTV
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, me-lockdown Kota Tegal 

TRIBUNJATIM.COM - Pertimbangan dan persiapan rancangan peraturan untuk melakukan karantina wilayah sedang dipikirkan pemerintah.

Di sisi lain, sejumlah wilayah telah menerapkan pembatasan akses keluar-masuk guna menekan penyebaran virus Corona Covid-19

Berdasarkan aturan yang ada, karantina wilayah diatur dalam UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut bahwa karantina wilayah berbeda dengan lockdown.

Alasan WHO Tunjuk Malaysia untuk Uji Coba Obat Remdesivir Terkait Pandemi Virus Corona

Berikut sejumlah fakta tentang karantina wilayah yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (30/3/2020):

1. Mahfud MD Sebut Karantina Wilayah Berbeda dengan Lockdown

Menurut Mahfud MD, karantina wilayah berbeda dengan lockdown.

Dikutip dari TribunWow.com yang mengutip keterangan Mahfud MD di Kompas TV pada Minggu (29/3/2020), setiap wilayah yang melakukan karantina masih bisa melakukan aktivitas.

Namun dengan catatan, hanya berlaku untuk aktivitas yang menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari dan tetap dalam pengawasan yang ketat.

"Aktivitas terbatas itu pertama pasar-pasar tradisional yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk berbelanja atau jualan akan tetap dibuka tetapi dijaga ketat," ujar Mahfud MD.

"Toko-toko, supermarket, toko obat dan sebagainya masih buka," imbuhnya.

Menko Polhukam Mahfud MD menjalani rapat melalui video conference yang terhubung langsung dengan Presiden Joko Widodo.(Kemeko Polhukam)
Menko Polhukam Mahfud MD menjalani rapat melalui video conference yang terhubung langsung dengan Presiden Joko Widodo (Kemeko Polhukam)

Cara Arab Saudi Tangani Pandemi Virus Corona, 1000 Lebih Pasien Positif Covid-19 dengan 8 Kematian

Mahfud MD menegaskan, pemerintah tidak ingin apa yang terjadi di India terjadi di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Alga W
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved