Virus Corona di Surabaya

Dampak Virus Corona, Karyawan Hotel di Surabaya Diminta Cuti, Pekerja Harian Dirumahkan Sementara

Pandemi virus Corona atau Covid-19 mengguncang sektor pariwisata, termasuk perhotelan dan restoran di Surabaya pada khusunya dan Jawa Timur pada umum

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tamu saat akan reservasi di Papilio Best Western Surabaya. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemi virus Corona atau Covid-19 mengguncang sektor pariwisata, termasuk perhotelan dan restoran di Surabaya pada khusunya dan Jawa Timur pada umumnya.

Akibat merebaknya Corona atau Covid-19 angka okupansi menurun drastis. Sejumlah karyawan pun berpotensi dirumahkan ataupun diminta cuti sementara.

Salah satu hotel yang terdampak Corona atau Covid-19, yakni Best Western Papilio. Angka okupansi hotel tersebut turun jadi 20-30%, padahal normalnya bisa 60% lebih. Pihak Best Western Papilio pun mau tak mau mengambil kebijakan efisiensi karyawan.

Marketing Communication Manager Hotel Best Western Papilio, Intan Manullang mengatakan, saat ini karyawan yang statusnya pekerja harian dirumahkan sementara. Itu karena, saat ini di Best Western Papilio tak ada permintaan atau pemesanan room untuk meeting.

"Pekerja harian bekerja kala ada acara meeting. Bila mereka tetap masuk di kondisi saat ini, otomatis tidak ada yang dikerjakan. Oleh sebab itu, mereka dirumahkan sementara. Jumlah pekerja harian saya tak tahu pastinya," katanya kepada Tribunjatim.com, Kamis (2/4).

Puluhan Hotel di Jatim Tutup Serentak per April Ini Dampak Covid-19, 50 Persen Karyawan Dirumahkan

BREAKING NEWS - 16 Hotel di Surabaya Tutup Gegara Corona, Gaji Karyawan Dipotong 50 Persen

Okupansi Golden Tulip Hotel Kota Batu Turun Drastis Imbas Corona, Tebar Diskon 50 Persen Jadi Solusi

Selain itu, lanjut Intan, karyawan berstatus staff kontrak maupun manajerial juga terkena imbasnya. Mereka diminta untuk menghabiskan jatah cuti.

"Bila jatah cuti telah dihabiskan, mereka mendapat cuti tambahan selama 7 hari. Namun, mereka nanti dipotong gaji sesuai perhitungan 7 hari tak bekerja atau cuti," jelasny kepada Tribunjatim.com.

Wabah corona masih belum dapat dipastikan kapan meredahnya. Pihak Best Western Papilio terus menggodok keputusan terbaik bagi para karyawan.

"Meeting terus dilakukan untuk menentukan lama cuti para karyawan. Sementara karyawan diminta untuk cuti selama 7 hari," pungkasnya. (Den/TribunJatim.com)

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved