Jalan Raya Cerme Gresik Rusak Parah, Aspal Mengelupas dan Berdebu Seperti 'Gurun Pasir'

alan Raya Cerme, Kabupaten Gresik yang merupakan jalan provinsi rusak parah. Aspal terkelupas, sehingga mengakibatkan berkerikil dan berdebu, Sabtu

sugiyono/surya
BERDEBU - Jalan Raya Cerme Gresik terlihat berdebu akibat aspalnya mengelupas. Padahal jalan raya tersebut akses menuju Surabaya Barat dan sebaliknya, Sabtu (4/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Jalan Raya Cerme, Kabupaten Gresik yang merupakan jalan provinsi rusak parah. Aspal terkelupas, sehingga mengakibatkan berkerikil dan berdebu, Sabtu (4/4/2020). Akibatnya, sering menimbulkan kemacetan dan polusi udara.

Kerusakan jalan tersebut dikeluhkan pengguna jalan karena sering terjadi kemacetan, sebab jalan berdebu dan bergelombang. Sehingga kendaraan harus mengurangi kecepatan dan berakibat pada kemacetan.

Jalan tersebut dekat proyek pintu tol dan dekat perlintasan rel kereta api. Dan jalan tersebut banyak dilintasi kendaraan-kendaraan besar menuju Surabaya barat dan sebaliknya menuju Kota Lamongan.

"Banyak kendaraan besar-besar mengurangi kecepatan karena jalan rusak. Jalan bergelombang dan berdebu mengakibatkan laju kendaraan pelan-pelan," kata Sutikno, warga Cerme lor Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik .

Pengendara motor banyak yang mengeluh, sebab kepulan debu tidak bisa dihindari dari setiap kendaraan yang melintas.

Gubernur Jatim Khofifah Siapkan Lahan Pemakaman Khusus untuk Korban Covid-19, Tujuannya ini

Jenazah DS/72 PDP Covid-19 di Magetan Dimakamkan Sesuai Standar

Efek Samping Obat Klorokuin untuk Corona Dirasakan Andrea Dian, Sampai Jantung: Akhirnya Dihentikan

"Debunya seperti digurun pasir, sampai tidak terlihat kendaraan di depannya," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Hal yang sama juga disampaikan Hidayat, pekerja pabrik yang sering melintas di Jalan Raya Cerme. Bahwa, jalan yang rusak dekat proyek pintu tol Cerme sangat memprihatikan.

Padahal, kerusakan hanya beberapa meter. Seharusnya, segera diperbaiki. Sebab, jalan utama menuju Surabaya Barat.

"Aspal-aspalnya sampai mengelupas dan tinggal kerikil-kerikil. Akibatnya berdebu seperti gurun pasir. Padahal jalan ini jalan utama untuk kendaraan besar-besar menuju Surabaya Barat," kata Hidayat. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved