Virus Corona di Sampang

Pembebasan Bunga Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Sampang Berlaku hingga Satu Bulan

Administrator Pelaksana (Adpel) Samsat Sampang, Bambang Harianto, mengatakan, kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian gubernur Jatim.

TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA SYAHPUTRA
Ruang pelayanan Samsat Sampang Jalan Syamsul Arifin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Sabtu (4/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Kebijakan pembebasan sanksi asministrasi keterlambatan bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Sampang, Madura, berlaku hingga satu bulan.

Kebijakan yang dimulai pada 3 April 2020 tersebut hanya berlaku untuk pembebasan sanksi administrasi berupa bunga keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Administrator Pelaksana (Adpel) Samsat Sampang, Bambang Harianto, mengatakan, kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian gubernur Jatim di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Ramai Isu Soal Penutupan Semua Pasar Tradisional di Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam: Tidak Akan!

Jenazah PMI dari Malaysia Tiba di Posko Covid-19 Sampang, Dipastikan Meninggal Bukan Karena Corona

"Tapi pembebasan ini hanya untuk bunga keterlambatan pembayaran PKB dan BBNKB, sedangkan biaya pokonya tetap membayar," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (4/4/2020).

Ia menambahkan, walaupun masyarakat telat melakukan pembayaran pajak kendaraan selama beberapa tahun, bunganya itu akan dihapus total.

"Untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tetap dibebankan, begitupun dengan denda Jasa Raharja, buat sepeda motor per tiga bulan itu Rp 8.000," terangnya.

Lebih lanjut, Bambang Hariyanto menegaskan, kebijakan ini berlaku sampai satu bulan ke depan. Namun, tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang karena melihat pandemi Covid-19.

Kapolres Pamekasan Mengecek Posko Mudik dan Pelayanan Covid-19, Pastikan Berjalan Maksimal

Wajibkan Pemainnya Latihan Saat Libur Kompetisi, Madura United Beri Program Sesuai Permasalahan

"Kita tunggu kebijakan dari gubernur Jatim," ucapnya.

Sementara itu, di tengah pandemi Covid-19, pelayanan di Samsat Sampang tetap berjalan, tapi ada pemangkasan waktu.

"Saat ini, hari Senin sampai Sabtu dimulai dari pukul 08.00-12.00 WIB, kecuali hari Jumat selesai pukul 11.00 WIB," ujarnya.

Editor: Dwi Prastika

Terimbas Covid-19, Pusat Grosir Surabaya (PGS) Bakal Ditutup selama Dua Minggu

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved