Breaking News:

Aksi Begal Sadis Hingga Mata Kaki Korban Putus, Bawa Pria Surabaya Divonis Bui 5 Tahun: Saya Banding

Terdakwa begal sadis asal Surabaya Noval Rynaldi dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
suasana sidang terdakwa begal sadis di PN Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terdakwa begal sadis asal Surabaya Noval Rynaldi dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Ini setelah dirinya membegal korbannya hingga mata kakinya terputus karena sabetan golok. 

Dia divonis penjara selama lima tahun atas perbuatannya. 

"Menjatuhkan pidana lima tahun penjara," kata  hakim Martin saat membacakan amar putusan dalam sidang telekonferensi, Senin, (6/4/2020). 

Hindari Salah ‘Merumahkan’ WBP, Lapas di Jatim Sidang TPP Sebelum Beri Hak Asimilasi & Integrasi

Rekor Baru di Dunia Peradilan Indonesia, 1.509 Perkara Digelar dalam Sidang Online saat Wabah Corona

Pengadilan Negeri Kota Malang Gelar Sidang Online untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum. JPU Sulfikar sebelumnya menuntut pidana enam tahun penjara. 

Menanggapi vonis ini, Noval langsung menyatakan banding. Begitu juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar juga menyatakan banding. 

Noval yang tidak didampingi pengacara menyatakan keberatan dengan vonis tersebut.

"Saya banding," kata Noval dari Rutan Kelas I-A Surabaya di Medaeng.

Diketahui residivis pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) Hartono dan Noval melakukan aksinya pada jam malam di kawasan Jalan Raya Darmo Satelit Selatan, Sukomanunggal. Mereka akan merampas motor korban dengan cara bertanya alamat. 

Korbannya adalah pasangan kekasih Slamet Efendi dan pacarnya Wiwin Widiyati. Mereka berdua dipepet dan dipaksa untuk menyerahkan motor Honda Scoopy miliknya.

Para begal itu pun menyabetkan golok kepada Slamet hingga mengenai tangan dan kakinya. Dan berhasil menggondol motor warna merahnya itu.

Di hari berikutnya, anggota Reskrim Polsek Sukomanunggal dengan dibantu oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menembak mati salah satu pelaku begal, yakni Hartono.

Sedangkan Noval ditangkap hidup-hidup di rumahnya Jalan Balongsari Madya.

Penulis : Samsul Arifin

Editor : Sudarma Adi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved