Pemkab Mojokerto Awasi Kembalinya 8 TKI yang Pulang Kampung, Minta Langsung Isolasi Mandiri

Disnaker Kabupaten Mojokerto menganjurkan kepada TKI yang pulang kampung di tengah merebaknya Pandemi virus Corona (Covid-19)melakukan isolasi mandiri

kompas.com
Ilustrasi TKI 

TRIBUNMOJOKERTO.COM, MOJOKERTO - Disnaker Kabupaten Mojokerto menganjurkan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang kampung di tengah merebaknya Pandemi virus Corona (Covid-19) hendaknya melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Apalagi, para TKI asal Kabupaten Mojokerto tersebut mempunyai riwayat perjalanan dari Negara yang terpapar Virus Covid-19 sehingga sangat dikhawatirkan mereka berpotensi membawa wabah ini ke daerahnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto, Nugroho Budi Sulistyo menjelaskan, sesuai laporan terkini bahwa memang ada TKI yang pulang kampung ke daerah asalnya.

Kagetnya Pasutri Mojokerto Dengar Tangisan, Temukan Bayi di Atas Genting Rumah, Fakta Dikuak Warga

Pemkot Mojokerto Gelontorkan Dana Rp 21 Miliar Untuk Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Dapati 5 Santri Ponpes Lirboyo Asal Mojokerto Bersuhu Panas, Petugas Imbau Lakukan Karantina Mandiri

Dari data yang diperolehnya, ada delapan orang TKI yang kembali dari luar Negeri menuju ke sejumlah daerah di Kabupaten Mojokerto. Rata-rata para TKI ini pulang ka daerahnya dikarenakan telah menyelesaikan kontrak kerjannya.

"Kami sudah menganjurkan yang bersangkutan agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebagai langkah antisipasi pencegahan Covid-19," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (6/4/2020).

Ia mengatakan delapan orang TKI yang pulang kampung ke daerahnya yaitu berasal dari Kecamatan Mojosari dua orang, Kecamatan Kutorejo dua orang, Kacamatan Mojoanyar 2 orang, Kecamatan Trowulan satu orang dan Kecamatan Puri 1 orang. Para TKI itu terdiri dari enam perempuan dan 2 laki-laki.

Sedangkan, kata dia, asal Negara kepulangan masing-masing TKI tersebut yakni berasal dari Singapura tiga orang, Taiwan satu orang, Hongkong dua orang, Hungaria satu orang dan Malaysia satu orang orang.

"Mayoritas mereka para TKI berusia produktif yakni sekitar 30 tahun," jelasnya.

Ditambahkannya, kepulangan para TKI ini dibagi menjadi empat tahap yang sudah berlangsung selama Bulan Maret 2020. Mereka tetap dianjurkan melakukan Social Distancing dan Physical Distancing di rumahnya masing-masing dan terkait pengawasannya diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

Tentunya, masyarakat tidak perlu khawatir lantaran kepulangan TKI sudah sesuai prosedur kesehatan pencegahan Covid-19.

"Para TKI sudah mengantongi surat sehat dari Negara asal maupun surat keterangan di Bandara kedatangan meski begitu kami tetap menganjurkan mereka untuk melakukan isolasi mandiri dan tetap berada di rumah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dr. Sujatmiko mengatakan pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan. Kepulangan TKI dari Negara terpapar Covid-19 maka secara otomatis status mereka adalah OPD (Orang Dalam Pemantauan).

"Para TKI yang bersangkutan statusnya ODP," tandasnya.

Penulis : Mohammad Romadoni

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved