Kilas Balik
Terkuak Misteri Adanya Marinir di Bawah Kapal Saat Soeharto Mancing, Eks Menteri Jadi Saksi
Benarkah saat Soeharto memancing di laut, di bawah kapalnya selalu ada Marinir yang bersiap mengambil ikan?
Ia pernah diajak sang untuk menemani presiden melakukan hobi tersebut, bersama dengan pejabat lainnya seperti Fuad Hasan, Bustanil Arifin, dan Ismail Saleh.
Harmoko menjelaskan, bahwa dalam kesempatan itu, ia coba mengklarifikasi mengenai keberadaan marinir di bawah kapal untuk membantu hobi presiden.
"Lihat saja nanti," jawab Soeharto.
Mantan wartawan itupun akhirnya dapat membuktikan, bahwa gosip keberadaan Marinir adalah sama sekali tidak benar. Soeharto mampu menangkap ikan besar karena memang ahli dalam hal tersebut, dan sabar.
Sebelum Bu Tien Wafat, Soeharto Alami 3 Peristiwa Tak Biasa, Ada Hujan Badai hingga Tatapan Kosong
Sebelum istrinya, Siti Hartinah atau yang biasa disapa Tien Soeharto wafat, ternyata Soeharto sempat mengalami sejumlah peristiwa yang tak biasa.
Soeharto sendiri merupakan Presiden Kedua Republik Indonesia.
Era Orde Baru, atau kepempinan Soeharto dimulai pada menjelang berakhirnya dekade 60-an.
Sejak saat itu, Soeharto pun terus berkuasa selama 32 tahun.
Soeharto menjadi presiden seusai Soekarno turun dari jabatannya sebagai presiden yang pertama.
Saat menjadi presiden, Soeharto tentu saja bertemu dengan banyak orang.
Seorang pengelola restoran, Hioe Husni Wirajaya menceritakan pengalamannya saat bertemu Soeharto.
Termasuk saat Soeharto mengalami peristiwa yang tidak biasa menjelang wafatnya sang istri, Tien.
Kisah itu diceritakannya dalam buku berjudul "Pak Harto The Untold Stories".
Dalam buku, Hioe mengaku pernah menemani Soeharto mengunjungi Pulau Tunda, pada 26 April 1995.