Virus Corona di Jember

Pemkab Jember Merefokusing Anggaran Rp 400 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Kabupaten Jember me-refokusing anggaran tahun 2020 untuk penanganan dampak wabah Virus Corona atau Covid-19 sekitar Rp 400 miliar.

sri wahyunik/surya
Musrenbang RKPD Kabupaten Jember tahun 2021, Selasa (7/4/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember me-refokusing anggaran tahun 2020 untuk penanganan dampak wabah Virus Corona atau Covid-19 sekitar Rp 400 miliar.

Anggaran refokusing tersebut disampaikan oleh Bupati Jember Faida ketika berpidato membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Jember tahun 2021 secara daring, Selasa (7/4/2020).

"Saya perlu sampaikan, kami serius menangani Covid-19 ini. Tahun 2020 ini kami merefokusing anggaran sebesar kurang lebih Rp 400 miliar untuk mengatasi dan menunjang ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini," ujar Faida.

Dia mengakui OPD di Pemkab Jember harus bekerja keras untuk menangani dampak wabah ini. Dia tetap memint semua pihak serius dalam penanganan penyebarannya, juga penanganan dampak yang terjadi akibat penyebaran virus tersebut.

Sambut Arus Pemudik, Polda Jatim Tambah 114 Posko Mudik Plus Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19

Aksi Nekat Pria Curi Motor Besar di Rumah Kontrakan saat Pemilik Keluar Kota, Lihat Reaksi Pemilik

Terkuak Sosok Asli Wanita Bagi Nasi Bungkus Pakai Ferrari, Si Crazy Rich Surabaya Rekan Para Artis

Pejabat Forkopimda mengikuti Musrenbang RKPD di Pendapa Wahyawibhagraha, Jember. Sebagian peserta Musrenbang mengikuti dari tempat kerja masing-masing. Musrenbang itu dilakukan melalui sambungan komunikasi jarak jauh (teleconference).

Bupati Jember Faida membuka acara itu dari Pendapa Wahyawibhawagraha. Di rumah dinas bupati Jember itu hadir sejumlah pejabat Forkopimda, seperti Wakil Bupati A Muqit Arief, Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, dan sejumlah pejabat OPD Pemkab Jember.

Sedangkan mereka yang mengikuti dari tempat kerja masing-masing antara lain pihak kecamatan, badan usaha milik daerah, Bank Indonesia, juga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember.

Dalam sambutannya, Bupati Faida mengatakan di tengah penanganan wabah Virus Corona, Pemkab Jember tetap harus melaksanakan Musrenbang RKPD tahun 2021.

"Ini agar masyarakat tenang, dan kehidupan ekonomi masyarakat bisa berjalan. Musrenbang pun harus tetap jalan," ujar Faida.

Kepada para peserta Musrenbang secara teleconference, Faida meminta mereka tetap menjalankan tugas dengan tetap menjaga jarak fisik aman, dan mengikuti standar protokol keselamatan.

Faida kemudian memaparkan tentang kondisi makro di Kabupaten Jember, seperti pertumbuhan ekonomi makro Kabupaten Jember, perkembangan pembangunan manusia, juga sejumlah program yang disusun di tahun 2021. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved