Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Jawa Timur

Kapolda Jatim Terapkan Protokol Covid-19 Ketat Bagi Pemudik: Sayang Keluarga Sebaiknya 'Ditunda'

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan ungkap protokol Covid-19 bagi pemudik diperketat, dirikan 114 posko, imbau 'tunda hingga wabah reda'.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memastikan belum ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di kawasan Jawa Timur.

Kendati begitu pihaknya, melalui koordinasi Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Corona (Covid-19), tetap akan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara masif dan ketat.

Tujuannya menghambat penularan virus antar individu, sekaligus memonitoring kepulangan warga yang terlanjur mudik dari daerah rantauan ke kampung halamannya di Jatim.

Permintaan Tulus Aurel Hermansyah ke Anang-Krisdayanti Jika Ia Nikah, Raul Lemos Disinggung

Suami Aura Kasih Komentari Salam Perpisahan Istri untuk Glenn Fredly, Sikap Dipuji Setinggi Langit

Caranya, ungkap Luki, pihaknya telah mendirikan 114 posko pantau mudik yang dilengkapi dengan perangkat kesehatan beserta tim medis yang berkoordinasi dengan jajaran instansi samping; BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Polres dan TNI.

"Juga di pintu-pintu masuk (perbatasan kawasan Jatim)," katanya di Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Kamis (9/4/2020).

Tangis Pilu Mutia Ayu di Samping Jenazah Glenn Fredly Sambil Gendong Anak, Jangan Tinggalin Aku

Antisipasi Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, 1 Lantai di RSUD Sidoarjo Dilirik Jadi Area Isolasi

Luki menegaskan pihaknya tidak mengeluarkan aturan secara tertulis berisi larangan warga Jawa Timur mudik kembali ke kampung halaman.

Namun ia lebih memilih menyampaikan imbauan yang bersifat menggugah kesadaran masyarakat.

Dalam situasi adanya wabah ini, apabila masih sayang dengan keluarga di kampung halaman, lanjut Luki, seyogyanya menahan diri menunda mudik hingga wabah reda dan sirna, agar tak memperbesar potensi penularan virus kepada para anggota keluarga yang ada di kampung halaman.

Bantu Ketersedian Stok Darah PMI Kota Malang, Polresta Malang Kota Gelar Baksos Donor Darah

"Tapi kalau yang sudah jalan ke sini, misalkan dari Lamongan ditahan di Gresik untuk disuruh pulang kembali itu kan tidak mungkin," tuturnya.

Luki menerangkan, pihaknya melalui posko tersebut akan menerapkan mekanisme ketat protokol Covid-19.

Mulai dari memeriksa suhu tubuh para pemudik yang tiba di stasiun, bandar udara, terminal ataupun pelabuhan.

Bahkan Luki telah mengintruksikan pada pihak polres dan polresta jajarannya untuk melengkapi fasilitas posko laiknya fasilitas observasi kesehatan.

"Posko ini lengkap seperti semacam tempat observasi, atau tempat dimana di dalam posko tersebut terdapat perlengkapan-perlengkapan yang terkait dengan covid-19," jelasnya.

Pihaknya juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan yang tak membahayakan tubuh manusia pada para pemudik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved