Virus Corona di Madiun

Warga Kabupaten Madiun Memaksa Mudik Wajib Lapor Kepala Desa, Kaji Mbing Minta Protap Dipatuhi

Bagi warga Kabupaten Madiun yang memaksa mudik wajib lapor ke kepala desa setempat.

DOK./PEMKAB MADIUN
Bupati Madiun, Ahmad Dawami memimpin rapat evaluasi penagananan virus Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah pusat secara tertulis tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran.

Namun pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudik ke kampung halaman, guna mencegah penularan virus Covid-19 atau Corona.

Namun, untuk mengantisipasi apabila ada warga Kabupaten Madiun yang memaksakan diri untuk mudik, Pemerintah Kabupaten Madiun telah mengevaluasi tentang kesiapan tempat untuk isolasi bagi pemudik.

7 Aturan PHRI Tuban Bagi Restoran dan Rumah Makan Saat Pandemi Corona, Mulai Jarak Kursi-Soal Dapur

"Ketika ada orang luar kota datang harap dimengerti, bahwa di Kabupaten Madiun sudah ada yang positif satu, sehingga ini menjadi perhatian kita dan semuanya harus menjaga diri masing-masing. Bahwa kesadaran masyarakat sangat diperlukan, agar tetap dirumah dan menjaga jarak," tegas Bupati Madiun, Ahmad Dawami, Kamis (9/4/2020) siang.

Untuk tempat isolasi pemudik, Bupati Madiun mengaku sudah menyiapkannya, mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Ia meminta kepada warga yang memaksakan diri mudik untuk mematuhi protapnya yang telah ditetapkan Kabupaten Madiun.

Permintaan Tulus Aurel Hermansyah ke Anang-Krisdayanti Jika Ia Nikah, Sosok Raul Lemos Disinggung

Tingkah Syahrini Bangun Tengah Malam Demi Puaskan Suami, Mertua Terlibat, Dipuji Reino: The Best!

"Pihak keluarga juga harus mengingatkan. Jadi para pemudik datang di kampungnya harus lapor ke kepala desa," kata bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini.

Meski demikian, Kaji Mbing sekali lagi mengingatkan bagi masyarakat perantau yang sudah mempunyai keluarga atau mempunyai rumah di perantauan, agar jangan pulang ke kampung halaman.

"Ini untuk menjaga pemudik dan keluarga yang ada di kampung halaman. Sebab, rata-rata para pemudik ini berusia di bawah 50 sedangkan yang dikampung itu usianya di atas 50 tahun," katanya.

UPDATE CORONA di Gresik Kamis 9 April, 8 Orang Positif Covid-19, Kecamatan Kebomas Paling Terdampak

Menurut data dari aplikasi Diskominfo Kabupaten Madiun, jumlah atau angka pemudik di Kabupaten Madiun terus bertambah.

Dilansir dari http://covid.madiunkab.go.id/ angka pemudik per Kamis (9/4/2020) mencapai 10.934 orang.

Sementara itu, data persebaran Covid-19 di Kabupaten Madiun hingga 9 April 2020 yaitu 409 orang dalam risiko (ODR), 196 orang dalam pemantauan (ODP), 8 pasien dalam pengawasan, dan 1 orang pasien positif Corona. 

Kondektur Bus PDP Covid-19 di Madiun Meninggal, Pemkab: Pasien Sempat Pulang dalam Keadaan Membaik

Penulis: Rahadian Bagus

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved