Madiun Jadi Perhatian Khusus PDI Perjuangan Jatim, Menang Pileg tapi Dapat Evaluasi Pilkada
Kabupaten Madiun menjadi perhatian khusus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dalam rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab)
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- PDI Perjuangan menilai Madiun kuat di Pileg, namun hasil Pilkada masih perlu evaluasi.
- Deni Wicaksono menyebut Musancab jadi momentum konsolidasi dan pembenahan.
- Kader diminta menyiapkan figur terbaik untuk kontestasi politik mendatang.
- Regenerasi diperkuat dengan minimal 20 persen pengurus dari kalangan muda di posisi strategis.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kabupaten Madiun menjadi perhatian khusus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dalam rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Jalan Nasional Madiun-Nganjuk, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Senin (20/4/2026).
Evaluasi dilakukan karena PDI Perjuangan dinilai konsisten meraih hasil baik pada Pemilu Legislatif, namun belum maksimal dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, Kabupaten Madiun termasuk daerah dengan catatan elektoral yang cukup baik bagi PDI Perjuangan.
Partai berlambang banteng moncong putih itu disebut hampir selalu menjadi pemenang pada Pemilu Legislatif tingkat kabupaten.
"Kabupaten Madiun ini catatan kami PDI Perjuangan hampir selalu mendapatkan hasil baik. Bisa dikatakan terbaik karena kami menjadi pemenang Pemilu Legislatif khususnya di tingkat kabupaten," ujar Deni.
Namun sayangnya, capaian tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil Pilkada. Karena itu, Musancab kali ini juga menjadi momentum konsolidasi dan pembenahan organisasi untuk menyiapkan langkah politik ke depan.
Baca juga: PDI Perjuangan Jatim Anggap Sikap Megawati soal Timur Tengah Cerminkan Kepemimpinan Negarawan
"Di gelaran Pilkada kami selalu kurang beruntung. Ini menjadi catatan yang ingin kita sampaikan," tegasnya.
Deni mengatakan, DPD PDI Perjuangan Jatim mendorong kader di Kabupaten Madiun mulai mempersiapkan figur terbaik untuk menghadapi kontestasi mendatang. Sosok tersebut bisa berasal dari kader internal maupun tokoh masyarakat yang memiliki visi perjuangan sejalan dengan partai.
"Agar kader-kader PDI Perjuangan mempersiapkan diri, mempersiapkan calon terbaik dari tokoh masyarakat, kader internal atau siapapun yang memang punya visi dan misi serta semangat perjuangan yang sama dengan kami," kata Wakil Ketua DPRD Jatim terus.
Selain evaluasi politik elektoral, Musancab juga menjadi bagian restrukturisasi organisasi partai di tingkat kecamatan.
Selain itu, DPD PDI Perjuangan Jatim juga menegaskan komitmen regenerasi dengan mewajibkan minimal 20 persen pengurus PAC berasal dari kalangan muda berusia di bawah 35 tahun.
Bahkan, kader muda tersebut tidak hanya menjadi pelengkap struktur, namun harus menempati posisi strategis seperti ketua, sekretaris, atau bendahara.
Menurut Deni, langkah itu dilakukan untuk memberi ruang kepemimpinan kepada generasi muda sekaligus menjawab tantangan politik ke depan, mengingat dominasi pemilih muda pada Pemilu 2029 diperkirakan semakin besar.
| Siapkan Mesin Politik 2029, Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Madiun |
|
|---|
| PKS Jatim Pasang Target Tinggi di Pemilu 2029, Mulai dengan Konsolidasi Internal |
|
|---|
| Kunjungi Jatim, Panitia Nasional Soekarno Cup 2026 Apresiasi Kesiapan Tuan Rumah |
|
|---|
| DPRD Jatim Segera Proses PAW Hasanuddin Usai Putusan Inkrah Kasus Hibah Jatim |
|
|---|
| Ingin Menang di Jember, PKB Pasang Target 11 Kursi DPRD Kabupaten di Pileg 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/EVALUASI-Musyawarah-Anak-Cabang-Musancab-DPC-PDI-Perjuangan-Kabupaten-Madiun.jpg)