Breaking News:

Masker Langka, Relawan Covid-19 di Sumenep Ramai-ramai Bikin APD, Bagikan Masker Gratis ke Warga

Relawan covid-19 Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep ramai membuat Alat Pelindung Diri (APD) di kantor balai desa setempat.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Relawan covid-19 Desa Pabian, Kecamatan Kota di Jalan KH Mansyur sedang menjahit APD untuk warga, Jumat (10/4/2020). 

TRIBUNMADURA,CO, SUMENEP - Relawan covid-19 Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep ramai membuat Alat Pelindung Diri (APD) di kantor balai desa setempat, tepatnya di Jalan KH Mansyur pada hari Jumat (10/4/2020).

Kepala Desa Pabian Zulfikar Ali Mustakim mengatakan, pembuatan APD berupa masker dari kain ini merupakan inisiatif dari tim relawan covid-19 warganya.

Darurat Wabah Corona Belum Berakhir, Masa Libur Sekolah di Sumenep Diperpanjang hingga 22 April

Sujud Syukur Bahagia Puluhan Napi dari Rutan Sumenep, Bebas dan Pulang ke Rumah, Lihat Faktanya

Dindik Sumenep Izinkan Dana BOS Dipakai Tangani Covid-19, Mulai Biayai Belajar Online-Beli Masker

Sebab ditengah merebaknya pandemi covid-19 ini APD atau masker sangat langka, dari itulah menurutnya nanti akan dibagikan pada warga setempat secara gratis untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19.

"Pembuatan APD ini merupakan inisiatif dari tim relawan covid-19 yang sudah terbentuk di Desa Pabian, kami beberapa hari ini sedang melakukan produksi pembuatan masker kain. Targetnya, dalam seminggu ini kita mampu membuat masker dari kain tersebut," kata Zulfikar Ali Mustakim pada TribunMadura.com.

Dalam pembagian masker kain secara gratis itu kata Zulfikar Alu Mustakim, pihaknya akan membagikan secara bertahap.

"Kegiatan ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 akan terus kami lakukan, kami pemerintah desa sangat peduli pada warga. Sehingga kesehatan masyarakat mampu kita bantu dengan cara yang kita lakukan," katanya.

Ia mengaku, telah menyediakan dibeberapa titik sarana tempat cuci tangan dan sudah melakukan penyemprotan disingektan ke rumah warganya.

Di tempat yang sama, Babinsa Pabian Koramil 0827 01 Kota, Serka Chairul Hadiansyah mengatakan dalam pengawasan selalu bekerja sama secara bersama - sama dan pihaknya menekankan oada warga yang datang dari zona merah segera melapor.

"Jika ada warga yang datang dari luar kota khususnya warga desa Pabian, saya tekankan pada ketua RT wajib lapor," katanya.

Hal itu kata Chairul Hadiansyah, untuk meminimalisir adanya virus sekarang yang sudah menyebar di seluruh dunia.

"Agar kita bisa cek, apa warga yang datang dari luar itu terjangkit atau tidak," tegasnya.

Bahkan katanya, pihaknya sudah menyiapkan pusko penanganan covid-19 di balai setempat.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved