Virus Corona di Kediri

Walikota Kediri Sumbangkan Gajinya Untuk APD Petugas Medis

Di tengah keterbatasan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah menyumbangkan gajinya untuk membantu p

TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Serah terima bantuan mobil ambulans dari PT Gudang Garam Tbk kepada PMI Kota Kediri, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Di tengah keterbatasan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah menyumbangkan gajinya untuk membantu pengadaan APD bagi petugas medis rumah sakit rujukan di Kota Kediri.

Dua rumah sakit rujukan Covid 19 yang mendapatkan bantuan 100 APD masing-masing RSUD Gambiran dan RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan. Bantuan telah diserahkan di Kantor Balaikota Kediri, Senin (3/4/2020).

Abdullah Abu Bakar berharap bantuan APD bermanfaat bagi tenaga medis yang berjuang digaris depan pencegahan virus Corona atau Covid-19.

"Mereka yang pertama harus dilindungi terlebih dahulu," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Dijelaskan, ketersediaan APD di Kota Kediri telah mencukupi. Pemkot Kediri juga sudah melakukan pengadaan untuk kebutuhan penanggulangan pandemi virus Corona atau Covid-19.

Selain memberi bantuan dua rumah sakit rujukan, Walikota juga membantu APD kepada puskesmas di wilayah Kota Kediri. Bantuan ini dilewatkan DPD PAN Kota Kediri.

Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima menjelaskan, bantuan pribadi Walikota semakin menambah semangat teman-teman tenaga medis untuk berjuang membantu masyarakat.

Gelombang Pertama Kartu Prakerja Dibuka, Pemprov Jatim Sediakan 56 Titik Posko Layanan Pendaftaran

Kemewahan Rumah Nia Ramadhani Seluas 4 Ribu M Bikin Tya Ariestya Melongo: di Sini Ada Ojek Enggak?

BPS Jatim Ungkap Imbas Corona: Produk Kesehatan Sumbang Inflasi 0,12 Persen dalam Maret 2020

"Perhatian seperti ini sangat dibutuhkan," ujarnya.

Fauzan Adima berharap pasien yang datang ke rumah sakit untuk jujur. Karena APD dipakai dalam situasi khusus atau di ruang isolasi.

"Jangan sampai nanti pasien berbohong atau nutup-nutupi datanya, mari kita sama-sama lindungi tenaga medis agar mereka bisa tetap aman bekerja," harapnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved