Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona

TPU Ngipik Magetan Siap Jadi Pemakaman Jenazah Covid-19, 'Terima Jenazah Tertolak dari Mana Saja'

Warga Kelurahan Bulukerto sepakat jadikan makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngipik tempat pemakaman jenazah Covid-19 yang tertolak dari mana saja.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/DONI PRASETYO
Rapat untuk kepastian tempat pemakaman warga terpapar Corona (Covid 19) yang ditolak dimakamkan diwilayahnya, di komplek Makam "Ngipik," Kelurahan Bulukerto, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Selasa (14/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Melihat kenyataan masih banyaknya warga yang menolak menerima jenazah pasien virus Corona (Covid-19) di pemakaman umum desanya, mengetuk hati warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan/Kabupaten Magetan.

"Melihat kejadian di Semarang, jenazah ditolak di makamkan, warga di Kelurahan Bulukerto, sepakat menerima jenazah tertolak dari mana saja, meski itu dari luar daerah," kata Kasbiyanto, Ketua RT5/RW3, Kelurahan/Kabupaten Magetan, Selasa (14/4/2020).

Usai Buka Tabungan di Bank, Uang Rp 18 Juta Kakek Renta di Blitar Dikuras Hanya Tersisa Rp 40 Ribu

Curiga Cari Sedotan Bekas di Tempat Sampah, Pria Ini Digerebek Polisi Blitar, Fakta Dikuak di Meja

Pertemuan antar pengurus Kelurahan Bukukerto yang diselenggarakan di Komplek Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngipik, Bulukerto itu hadir lima Ketua rukun tetangga (RT), seorang Ketua Rukun Warga (RW), dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Babinsa dan plt Kepala Kelurahan Bulukerto.

"Kami rapat disini untuk memastikan tempat pemakaman yang akan kami gunakan untuk memakamkan jenazah terpapar Covid-19 di sini," ujar Kasbianto.

Download Lagu MP3 Medina Maher Zain Lengkap Terjemahan Lirik, Musik Religi Sambut Ramadan 1441 H

Prihatin dengan Kondisi Masyarakat akibat Covid-19, Penyerang Madura United Donasikan Gajinya

Dikatakan Kasbianto, luas tanah pemakaman yang dimiliki Penerintah Kabupaten Magetan yang dikelolakan Kelurahan Bulukerto, membuat warga setempat tergerak hati untuk memanfaatkan tanah pemakanan itu untuk jenazah masyarakat terpapar Covid 19.

"TPU Ngipik Bulukerto ini sangat luas, selain untuk makam warga Bulukerto, ditanah ini juga ada area makam untuk Mr/Mrs X, Selain makam tionghwam," kata Kasbiyanto.

Hasil rapat disepakati, lanjut Kasbiyanto, tanah makam untuk warga yang terpapar Covid-19 berada di komplek Tempat Pemakam Umun, Ngipik, sebelah Timurnya.

Mama Muda Surabaya Pisah dengan Buah Hati Gegara Edarkan Sabu, Diduga Barang dari Suami di Lapas

"Semua setuju, tempat untuk pemakanan jenazah Covid-19, berada disebelah Barat dari makam mr dan mrs X. Kita sanggup menerima jenazah dari mana pun," kata Lawyer mantan politisi Partai Golkar ini.

Menurut Kasbiyanto, saat ini sudah ada lima liang lahat yang akan digunakan untuk memakamkan jenazah warga terpapar Covid-19.

Lima liang lahat itu sementara diisi pasir, agar tidak penuh air bila hujan turun.

"Kita siapkan lima liang lahat, nanti klo ada jenazah itu, tinggal keluarkan pasirnya. Kita sengaja buat liang lahat sebelumnya karena karakter tanah disini keras. Kalau sudah dibuat begini tidak perlu tergesa gesa,"pungkas Kasbiyanto kepada Surya, Selasa (14/4/2020). 

Penulis: Doni Prasetyo

Editor: Heftys Suud 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved