Virus Corona di Surabaya
Puluhan Murid Jahit di Surabaya ini Berbagi Masker Hasil karyanya ke Pedagang Pasar
Puluhan murid menjahit membagikan 1000 masker kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Pagesangan, Surabaya.
Penulis: Mayang Essa | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan murid menjahit membagikan 1000 masker kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Pagesangan, Surabaya.
Kegiatan yang baru dilakukan saat pandemi virus Corona atau Covid-19 ini bukan tanpa alasan, hal ini untuk menekan angka penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang kini sudah mulai masuk ke area publik seperti pasar.
Lilis Ambarsari, Founder sekolah menjahit Ganda ini mengatakan jika kegiatan ini murni dilakukan oleh seluruh muridnya yang berjumlah 70 orang tersebut.
Mereka berdonasi kain dan membuat masker yang sesuai dengan standar pencegahan bagi masyarakat sehat yang masih berada di luar rumah.
• Bersenjata Tajam, Kawanan Gangster Serang Kampung Donorejo Surabaya, Pemicu Tak Jelas: Batu Terbang
• Pendaftar Kartu Prakerja Tembus 62.000, Khofifah : Kuota 15.000,Tak Lolos Masuk Waiting List
• Piala Thomas dan Uber 2020 Belum Jelas, PBSI Siap Patuhi Keputusan BWF
Selama kurang lebih dua minggu, para murid yang notabenya adalah ibu rumah tangga dan wanita karir ini membuat satu lapis dengan tiga lipatan menggunakan kain katun yang sesuai standart yang ditetapkan.
"Kegiatan ini baru pertama kami lakukan, karena kami melihat masih banyak masyarakat diluar yang belum menggunakan masker terutama di pasar seperti ini. Jadi kami tergerak untuk membuat masker dan di bagi kepada pembelian penjual di pasar Pagesangan,” ungkap Lilis usai membagikan masker kepada Tribunjatim.com, Rabu (15/4/2020).
Sebelumnya para penjahit ini pun sudah melakukan hal serupa dengan membagikan masker, namun hanya berskala kecil seperti dilingkungan sekitar atau kampung yang mereka tinggali.
"Sebelum kita bagi di pasar kita sudah bagi di beberapa warga yang membutuhkan ya sekitar 350 masker lah sebelumnya kita bagikan," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.
Rencananya kegiatan ini akan berskala lanjut jika memang masker benar-benar dibutuhkan, dan masih banyak masyarakat yang belum memakai masker ketika keluar rumah, dan rencananya kami bisa bagi ke pasar yang lain.
"Kalo memang dibutuhkan kita akan bagi lagi tidak menutup kemungkinan ke pasar lain," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-murid-menjahir-berbagi-masker-di-pasar-surabaya.jpg)