Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Situbondo

Cegah Covid-19, PGRI Situbondo Sumbang 534 APD

Pengurus KORPRI Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menyumbangkan 534 alat pelindung diri (APD) ke tiga rumah sakit dan 20 puskesmas

Penulis: Izi Hartono | Editor: Yoni Iskandar
izihartono/surya
PGRI Situbondo Sumbang 534 APD Covid 19 

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Pengurus KORPRI Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menyumbangkan 534 alat pelindung diri (APD) ke tiga rumah sakit dan 20 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Situbondo guna pencegahan virus Corona atau Covid-19.

Selian APD, KORPRI Kabupaten Situbondo, Jawa Timur juga memberikan bantuan bantuan beras seberat 5 kilogram terhadap PNS golongan I dan THL serta GTT, juru parkir.

Penyerahan langsung diserahkan oleh Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto kepada tiga rumah sakit dan perwakilan puskesmas.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, pihaknya jumlah APD di kabupaten masih memadai, namun perlu mengatur APD maupun rapid test sengaja tidak diobral hanya dengan pemamfatan yang tidak pokok.

"Hari ini fiur bantuan OPD dari pegawai negeri, namun untuk penanganan di gugus covid didanai APBD," ujar Bupati Dadang Wigiarto kepada Surya.

Menuru Dadang, rapit test kita gunakan hanya untuk melakukan percepatan pemutusan mata rantai dari penulusuran orang orang yang tertular.

Pria Misterius Tewas di Lapangan Sampang, Identitas Asli Diungkap Kades, Sosoknya Duda Anak Satu

Leganya Pedagang Pasar Lawang Dinyatakan Negatif Corona Seusai Rapid Test: Penting Selamat, Takut

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Kecamatan Blega Bangkalan Sembuh, Tes Swab Negatif Covid-19

"Sebab adengan cara itu ada kecepatan langkah, rapid test dilakukan hari ini juga diketahui," katanya.

Misalnya saja, lanjut Bupati Dadang, kasus di Kementrian Agama Situbondo yang diketahui positif, maka dilakukan penulusuran karena yang positif memimpin rapat.

"Siapa saja yang ikut rapat itu ditelisuri dan dirapid test, ternyata ada tiga orang yang hasil rapid testnya positif," jelasnya.

Ketiga orang yang rapid testnya positif, maka dilakukan pengambilan swap untuk dilakukan uji lab dan ketiganya diisolasi mandiri di rumahnya.

"Sampai hari ini hasil swabnya belum turun," katanya kepada Tribunjatim.com.

Meski hasil rapid test positif, namun belum tentu hasil labnya juga positif karena rapid test tidak dapat dijadikan tolak ukur orang tercovid itu belun tentu benar.

"Yang bisa dijadikan dasar itu harus melalui swab," pungkasnya. (izi/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved