Aksi Jambret Ponsel Pria Surabaya Ini Berakhir Babak Belur Dihajar Warga, Gegara Terjebak Gang Buntu

Warga geram atas ulahnya yang nekat menjambret ponsel merek Xiaomi milik warga Sidoarjo, Sapri (22) di Jalan Dukuh kupang Timur Gang X, Putat Jaya.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
Tribunnews.com
Ilustrasi Penjambretan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Helmi Rizal (25) warga Tegalsari merintih kesakitan lantaran dihadiahi bogem mentah warga di Jalan Kupang Gunung Barat Gang 4, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya, Minggu (19/4/2020) dini hari.

Warga geram atas ulahnya yang nekat menjambret ponsel merek Xiaomi milik warga Sidoarjo, Sapri (22) di Jalan Dukuh kupang Timur Gang X, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto menerangkan, Helmy tidak beraksi seorang diri.

Aksi Nekat 2 Pria Surabaya Jambret Ponsel di Tepi Jalan, Ambruk Setelah Ditabrak & Ditembak Polisi

Aksi Dua Jambret Belia di Surabaya ini Berhasil Digagalkan, Babak Belur Dihajar Warga

Bukannya Tobat Setelah 5 Hari Bebas dari Tahanan, Pria Bandung Jambret Ponsel untuk Beli Bir: Lupa

Pemuda yang tak jelas pekerjaannya itu, melancarkan aksinya dengan seorang rekannya, yang kini sedang buron diburu polisi.

"Korban berhenti di jalan itu, untuk chat WhatsApp (WA) dengan ponselnya," katanya, Minggu (19/4/2020).

Mulanya, ungkap Ristitanto, Helmy dan rekannya yang berboncengan menunggangi motor Honda Beat melintas di kawasan Jalan Dukuh kupang Timur Gang X, Putat Jaya, Sawahan, Surabaya.

Di tengah perjalanan, dua kawanan itu melihat Sapri atau korban, tengah asyik memainkan ponsel Xiaominya.

Melihat itu, akal bulus keduanya pun mulai bermain.

Mereka lantas mendekati Sapri, tanpa tedeng aling-aling, Helmy yang bertindak sebagai eksekutor penjambretan, langsung menggasak ponsel ditangan Sapri.

Kemudian melarikan diri, dengan menggeber kencang-kencang motor yang mereka tunggangi.

"Mereka datang merampas ponsel, lalu kabur," jelasnya.

Kedua belah pihak sempat terlibat aksi pengejaran.

Entah karena Helmy dan rekannya tak paham medan jalan pemukiman yang dilaluinya.

Ternyata mereka malah terjebak di sebuah gang buntu yang berlokasi di kawasan Jalan Kupang Gunung Barat Gang 4, dan disergap warga yang geram lalu menghadiahi mereka pukulan.

"Sayangnya, teman pelaku lainnya berhasil kabur (lolos dari sergapan warga)," tuturnya.

Saat diinterogasi, ungkap Ristitanto, Helmy bersama rekannya yang berhasil kabur itu baru sekali menjalankan aksinya.

"Baru sekali pengakuannya," ujar Risti.

Kepada penyidiknya, ungkap Ristitanto, Helmy mengaku berencana menjualnya untuk kebutuhan hidup.

"Buat makan dia," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved