Virus Corona di Surabaya
Ajak Bersatu Lawan Covid-19, Kanwil Kemenkumham Jatim Salurkan Ribuan Sembako dan Alat Kesehatan
Korps Pengayoman di Jawa Timur sisihkan gaji untuk bantu masyarakat terdampak wabah Corona. Kakanwil Kemenkumham Jatim pimpin penyaluran bantuan.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajaran turun ambil peran untuk menyelesaikan dampak wabah virus Corona ( Covid-19 ).
Seluruh pegawai Korps Pengayoman di Jawa Timur turun tangan menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono memimpin jajarannya menyalurkan bantuan kepada sopir angkot di Terminal Joyoboyo, Surabaya Selasa, (20/4/2020).
• Skandal Suami Hamili Ibu Mertua, Akhiri Rumah Tangga Hanya Dalam 2 Bulan
• Atta-Aurel Kerap Mesra saat Ngevlog, Pakar Mikro Espresi Gemes Soal Arti Tatapan & Sikap Malu-malu
Bantuan dalam bentuk paket sembako itu disalurkan dalam kegiatan bertajuk ‘Pengayoman Peduli Jatim: Bersatu Lawan Covid-19.’
Kegiatan yang menggandeng Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indoensia (INI) Jawa Timur itu total telah mengumpulkan 5.000 paket sembako yang disalurkan jajarannya di seluruh Jatim.
Jika diperinci, ada sekitar 16 ton beras, 5.000 liter minyak goreng, 3,1 ton gula pasir, 500 dus mie instan, dan berbagai jenis bahan makanan lainnya.
• BREAKING NEWS: Menkes Setujui PSBB Surabaya Sidoarjo Gresik, Wabup Cak Nur Siapkan Draft Peraturan
• Disdik Kabupaten Tuban : Dana BOS Bisa Digunakan Beli Paket Data Internet, Untuk Belajar di Rumah
“Hari ini kami melakukan aksi sosial yang diikuti serentak bersama 63 UPT jajaran baik lapas/ rutan, kantor imigrasi, balai pemasyarakatan, rumah penitipan benda sitaan negara hingga balai harta peninggalan,” ujar Krismono.
Bantuan sebanyak itu disalurkan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.
Diantaranya sopir angkot, penarik becak dan pekerjaan di sektor informal lainnya.
• FAKTA Pasien Covid-19 Meninggal di RS di Bojonegoro, Janda Surabaya Dijemput Pulang Lalu Jatuh Sakit
Khusus untuk lapas/ rutan, Krismono menekankan bahwa bantuan diprioritaskan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang baru saja menerima hak asimilasi dan integrasi sesuai Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 beberapa waktu lalu.
Sekaligus, pihak lapas/ rutan bisa menjadikan momen ini untuk tilik sambang WBP dan memastikan mereka tetap berada di dalam rumah.
“Semoga sembako yang kami bawa bisa meringankan beban masyarakat khususnya WBP kami yang sedang menjalankan asimilasi dan integrasi sehingga mereka tidak kembali tergoda melakukan tindak kriminal,” harap Krismono.
Tidak hanya sembako, pihak Kemenkumham Jatim juga menyalurkan berbagai bantuan berupa alat kesehatan (alkes) seperti masker dan hand sanitizer.
Menariknya, produk yang disumbangkan merupakan hasil karya WBP yang saat ini berada di dalam lapas/ rutan seluruh Jatim.