PSBB Gresik

Persiapan PSBB Gresik, Pemkab Siap Paket Sembako Bagi Gakin & Penerapan 8 Kecamatan, Ini Rinciannya

Sembari menunggu turunnya Surat Keputusan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemkab Gresik sedang mempersiapkan langkah untuk mendukungnya.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto saat Rapat bersama Forkopimda lengkap yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Sembari menunggu turunnya Surat Keputusan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemkab Gresik sedang mempersiapkan beberapa langkah untuk mendukung Keputusan tersebut.

Delapan kecamatan akan dilakukan penerapan PSBB.

Langkah-langkah tersebut disampaikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat Rapat bersama Forkopimda lengkap yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (21/4/2020).

Bupati Sambari menyatakan bahwa Pemkab Gresik telah menyiapkan bantuan paket sembako untuk 372 ribu keluarga miskin se Kabupaten Gresik selama berlangsungnya pandemic Covid-19 ini dengan anggaran sekitar Rp 220 miliar.

BREAKING NEWS: Menkes Setujui PSBB Surabaya Sidoarjo Gresik, Wabup Cak Nur Siapkan Draft Peraturan

5 Ribu Masker Kain Buatan Siswa SMK Disalurkan ke Posko Gugus Covid-19 Gresik, Bantu Warga Terdampak

Bupati Gresik Jamin Kebutuhan Pangan Warga Saat Pelaksanaan PSBB

“Jumlah ini akan dialokasikan kepada Gakin, gakin baru dan Keluarga terdampak baik langsung maupun tidak langsung pandemic Covid-19 ini,” ujar Sambari.

Pernyataan Bupati ini didukung penuh oleh Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani yang berharap agar bantuan ini bisa lebih tepat sasaran.

“Jadi tidak hanya Gakin yang sudah terdaftar, tapi Pemerintah Perlu mendata kembali para keluarga lain yang terdampak COVID ini” terang Gus Yani, sapaan akrabnya.

Asisten Administrasi Umum Tursilowanto Hariogi mengatakan langkah Langkah yang akan dilaksanakan yaitu melaksanakan PSBB pada 8 Kecamatan di Gresik.

Delapan Kecamatan tersebut yaitu, Kecamatan Menganti, Kecamatan Driyorejo dan kecamatan Kebomas. Tiga Kecamatan tersebut PSBB diberlakukan di semua Desa dan Kelurahan. Selanjutnya Kecamatan Manyar juga memberlakukan PSBB kecuali di Desa Karangrejo dan Desa Nambi.

Kecamatan Benjeng PSBB di dua Desa yaitu Desa Pundutrate dan Desa Metatu.

Kecamatan Duduksampeyan, PSBB diberlakukan di desa Ambeng-ambeng dan Watangrejo.

Dua desa di kecamatan Sidayu yaitu Desa Randuboto dan Desa Purwodadi. Sedangkan Kecamatan Gresik PSBB diberlakukan di area Pelabuhan Umum maupun Pelabuhan bongkar muat.

“Untuk Wilayah yang diberlakukan PSBB ini akan diterapkan kebijakan dan aturan yaitu pemasangan cek point di beberapa tempat. Penghentian aktivitas usaha kecuali Usaha bidang makanan dan minuman serta usaha yang berorientasi ekspor. Pengaturan karyawan dengan pengenaaan masker, sarung tangan dan topi, Baju dan celana Panjang, kacamata, serta pemeriksaan setiap keluar dan masuk.” Ujar Tursilo.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Tarso Sagito menambahkan, kecamatan melakukan mutlak PSBB mulai dari tingkat desa dan kelurahan.

"Wilayah Gresik dan Kebomas semua desa dan kelurahan terkena PSBB. Menganti dan Driyorejo mutlak. Karena disitu pintu masuk ke Surabaya. Sementara di pintu tol Gresik akan dilakukan screening. Baik di Segoromadu, Driyorejo, Kebomas dan Manyar," pungkasnya

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved