Olahraga saat Wabah Virus Corona

Hasil Rapid Test Kedua Atlet Pelatnas Cipayung, Sekretaris Jenderal PP PBSI: Semua Negatif Covid-19

PP PBSI dapat bernapas lega setelah mengetahui hasil rapid test kedua yang menyatakan seluruh penghuni Pelatnas Cipayung bebas virus Corona.

BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dalam konferensi pers All England Open 2020 di Pelatnas PBSI, Jakarta, Kamis (5/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PP PBSI dapat bernapas lega setelah mengetahui hasil rapid test kedua yang menyatakan seluruh penghuni Pelatnas Cipayung bebas virus Corona atau Covid-19.

Demi memastikan keamanan para atletnya dari virus Corona, selama menjalani karantina tertutup, PP PBSI melakukan rapid test kedua beberapa hari yang lalu.

Hasilnya, para atlet, pelatih, serta pengurus yang berada di Pelatnas Cipayung negatif Covid-19.

Meski Bosan Jalani Isolasi, Ahsan/Hendra Tetap Patuh Aturan untuk Redam Penyebaran Virus Corona

Bantu Usaha Orang Tua saat Libur Liga 1, Pemain Persebaya Rela Antar Pesanan Langsung pada Pelanggan

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto.

Dia mengatakan, hasil rapid test yang dilakukan para penghuni Pelatnas Cipayung sejauh ini bebas Covid-19.

"Sebagai bagian dari pemantauan kesehatan atlet selama karantina tertutup di Pelatnas, kami melakukan rapid test kedua dan alhamdulillah hasilnya semua negatif," kata Achmad Budiharto, seperti dilansir dari laman PBSI, Sabtu (25/4/2020).

Seperti diketahui, PP PBSI memutuskan untuk tetap memusatkan atlet-atletnya di Pelatnas dengan karantina tertutup sepanjang pandemi Covid-19.

Jadwal MotoGP 2020 Terbaru seusai GP Belanda Terancam Mundur akibat Pandemi Covid-19

Hikmah Wabah Covid-19 saat Bulan Puasa Bagi Asisten Pelatih Arema FC: Bisa Jalankan Tradisi Ramadhan

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga keselamatan para atlet, baik dari segi kesehatan, asupan nutrisi, termasuk memudahkan atlet untuk menjaga kebugaran tubuhnya dengan berbagai sarana dan prasarana yang tersedia di Pelatnas.

Dalam menjalani karantina tertutup ini, para atlet juga tetap diwajibkan berlatih ringan untuk menjaga kondisi, serta menjaga agar permainan mereka tidak hilang feel-nya.

"Atlet tetap ada di Pelatnas, memang pada dasarnya mereka diamankan di Pelatnas, agar mereka bisa lebih terjaga kesehatannya supaya tidak terpapar Covid-19, dari mereka sendiri memang merasa lebih aman jika berada di Pelatnas saja," tambah Achmad Budiharto.

Cerita Atlet Lari Jawa Timur Serafi Unani Tetap Berlatih Pagi dan Sore di Tengah Pandemi Covid-19

Pembatalan Indonesia Masters 2020 Resmi Diajukan, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ungkap Alasannya

Meskipun hasil rapid test kedua juga menujukkan hasil negatif, Achmad Budiharto tetap mengimbau agar seluruh anggota Pelatnas selalu menjaga kesehatan serta mematuhi ketentuan physical distancing yang telah ditetapkan oleh pemerintah selama Covid-19 masih mewabah.

Sebelumnya, pada akhir Maret 2020 lalu, tim Pelatnas telah mengikuti rapid test pertama yang hasilnya seluruh atlet dan pelatih yang ada di Pelatnas negatif Covid-19.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved