Permintaan Pasar Turun, Kota Malang Deflasi 0,12 Persen
Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,12 persen pada bulan April 2020. Deflasi itu disinyalir karena menurunnya permintaan masyarakat akibat pandem
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,12 persen pada bulan April 2020. Deflasi itu disinyalir karena menurunnya permintaan masyarakat akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.
“Stok bahan melimpah tetapi permintaan menurun. Sehingga harga secara otomatis juga anjlok,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo, Senin (4/5/2020).
BPS mencatat 10 komoditi penyumbang deflasi Kota Malang didominasi oleh kelompok makanan. Harga daging ayam ras misalnya mengalami penurunan 11,9 persen.
Bawang putih 10,41 persen, telur ayam ras 6,42 dan cabai merah yang merosot sampai 43,63 persen.
“Selain itu juga angkutan udara yang turun 10,44 persen dan tarif kendaraan online sebesar 5,76 persen. Komoditi-komoditi itu turut andil dalam deflasi Kota Malang bulan ini,” jelasnya
Sementara itu, terdapat sejumlah komoditi yang menekan deflasi Kota Malang. Komoditi itu diantaranya gula yang harganya naik sebesar 12,83 persen, emas sebesar 4,80 persen dan telpon seluler 2,67 persen.
• Emil Dardak Ingatkan Pentingnya Protokol Cegah Penularan Corona di Pabrik: Ada Kasus Langsung Tutup!
• Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Gresik Overload, Dinkes dan RSUD Ibnu Sina Beda Pendapat Data
• UPDATE CORONA di Indonesia Senin 4 Mei, Total Kasus Positif 11.587 dan 1.954 Orang Dinyatakan Sembuh
“Disusul bawang merah, tahu mentah, tissue, jagung manis dan upah asisten rumah tangga,” kata Sunaryo.
Selain Kota Malang, tiga daerah lain di Jawa Timur juga mengalami deflasi. Tiga daerah itu adalah Surabaya sebesar 0,16 persen, Jember sebesar 0,13 persen dan Madiun 0,19 persen. Sementara inflasi tertinggi terjadi di Banyuwangi yang mencapai 0,24 persen.
Pada bulan April tahun 2020, Jawa Timur juga mengalami deflasi. Sama seperti Kota Malang, deflasi di Jawa Timur tercatat 0,12 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pedagang-bawang-putih-di-pasar-17-agustus-jl-pintu-gerbang-pamekasan.jpg)